Prioritaskan Program RLTH

0
437
Syahrul, saat menjabat Wakil Wali Kota Tanjungpinang meninjau salah satu RTLH di RT 02 RW 11 Kampung Wono Sari Kelurahan Batu IX Tanjungpinang, dibangun sumber dananya sharing dari APBD Kota dan APBD Pemprov. f-dok/tanjungpinang pos

MBS Daripada membangun rumah dinas, pelabuhan, gedung perkantoran Pemko yang menghabiskan dana dan tidak pernah ditempati/digunakan, lebih baik tidak usah dipaksakan pembangunaan infrastruktur yang tak jelas ujung pangkalnya. Lebih baik, dana tersebut digunakan utk kegiatan rehab rumah layak huni yang masih banyak diperlukan warga Tanjungpinang.
082173153133

Tanggapan:
Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga tak mampu akan direalisasikan. Tahun ini, tersedia untuk 341 unit rumah. Sumber dananya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) atau APBN 2018. Sedangkan untuk dana dari Pemko tidak ada anggaran untuk RTLH tahun ini.

Proses tahap awal, yaitu verifikasi admistrasi sudah dilakukan sejak tahun lalu. Bahkan pihak kelurahan sudah mengetahui kuota yang akan diterima. Seperti Lurah Tanjungunggat, Said Fatahillah, menuturkan, dari hasil seleksi administrasi yang dilakukan, ada 16 unit rumah yang diyatakan layak menerima. Dari pengajuan sekitar 100 lebih unit.

Baca Juga :  Anak Kos Tak Dapat Kurban

Lurah Tanjungunggat, Said Fatahillah mengajukan berkas ke Dinas Perkim. Hasil yang kami terima, ada 16 unit yang dinyatakan berhak, di luar cadangan. Alasan tidak lulus beragam, sudah ada catatanya.

Di antaranya, status rumah sewa, lahan sewa serta kelengkapan administarasi lainnya. ”Kebanyakan yang status tanah sewa, rumah yang berada di kawasan pesisir, meskipun ada juga yang di darat. Dulu boleh menerima, asalkan memiliki surat pernyataan terkait rumah tidak akan diambil tuan tanah dalam jangka waktu tertentu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lengkapi Fasilitas Sekolah

Kabid Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Tanjungpinang, Wanbok menuturkan, seleksi tahap awal sudah dilakukan. Hanya saja belum meninjau ke lokasi atau melihat fisik rumah. Sumber pendanaan RTLH ada dua, yaitu 68 unit Dana Alokasi Khusus (DAK) dan 273 Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan. Untuk DAK, lokasi sudah di tunjuk, yaitu warga tak mampu di Kampung Bugis dan Kemboja. Sedangkan penerima belum ditentukan. Sedangkan bantuan dari SNVT Penyediaan Perumahan akan disebar di empat kecamatan. Terkait besaran bantuan juga berbeda, dari DAK lebih besar, yaitu maksimal Rp 16,5 juta per unit.

Baca Juga :  Ayo, Kembangkan Sektor Maritim

Sedangkan dari SNVT Penyediaan Perumahan maksimal Rp 15 juta. Bantuan RTLH dari DAK, Pemko menyediakan dana tenaga ahli tukang. Begitu juga dengan tenaga fasilitator. Berbeda dengan bantuan Satker yang memang tanggung jawab mereka. ”Dana tenaga ahli tukang bukan tukang, tetapi ahli yang mengerti terkait proses pembangunan. Yang mengerjakan tetap swadaya masyarakat itu. (dlp)

Wanbok
Kabid Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here