Realisasikan Hutang RTLH

0
706
Salah rumah yang dapat program rtlh di Karimun beberapa tahun lalu.f-dokumen/tanjungpinang pos

Dengan Datang nya TAHUN 2018 warga Hinterland Minta Kepada Pemda Kab, Karimun, untuk dapat merealisasikan Prokram Rumah Tak Layak Huni ( RTLH ) Daptar tunggu di pulau parit untuk 2 desa Desa Parit dan Desa Selat Mendaun Kec, Karimun.
085264664570

TANGGAPAN:
PEMERINTAH Kabupaten Karimun memperkirakan ada utang sekitar Rp 1 miliar lebih untuk pelunasan biaya rehap 46 unit rumah program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Masing-masing rumah anggarannya Rp 22 juta.

Ini merupakan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Karimun, Kundur dan Moro yang telah selesai dikerjakan 2015 lalu. Pembayaran baru bisa dilakukan setelah ada hasil audit dari inspektorat daerah dan BPKP. Jika ini sudah ada, kemungkinan akan segera dianggarkan agar segera dibayarkan.

Baca Juga :  3.600 Lebih Anak Punya KIA

Pelaksanaan audit membutuhkan waktu. Jika selesai maka akan dianggarkan pembayarannya. Utang tersebut ada karena dampak dari defisit anggaran pada APBD Karimun beberapa tahun terakhir. Dengan demikian maka pembayarannya terpaksa tertunda.

Pada 2016 lalu tidak ada program RTLH dari Pemkab Karimun. Namun, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU PR) telah mengalokasikan anggaran perbaikan rumah. Jumlahnya lumayan banyak yaitu untuk 549 unit rumah.

Dinas terkait sedang melakukan verifikasi ulang, sebelum pelaksanaan kegiatan rehab rumah dari Kementerian PU PR. Tetapi diutamakan rumah yang telah tercatat pada program pengentasan kemiskinan melalui rehab RTLH di bawah tahun 2015.

Baca Juga :  Ganti Meteran PLN

Selama program rehab RTLH dilakukan sejak tahun 2010 sampai 2015, belum semua RTLH dapat direhab karena keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten Karimun dan Pemerintah Provinsi Kepri. Setelah rumah siap direhab, masih ada diberikan seperangkat listrik tenaga surya (LTS). (ion)

Aunur Rafiq
Bupati Karimun

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here