Riono Jadi Plh Wali Kota

0
927
Riono MSi

TANJUNGPINANG – Mulai hari ini, Rabu (17/1), Sekdako Tanjungpinang Riono MSi akan memimpin Tanjungpinang untuk sementara waktu. Riono menjadi Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungpinang.

Riono menjadi Plh karena pukul 00.00 tadi malam, masa jabatan H Lis Darmansyah-H Syahrul sudah berakhir sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

Sementara Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza disebut-sebut akan dilantik hari ini harus ditunda dulu lantaran SK penunjukan Raja Ariza sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang dari Kemendagri belum turun hingga, Selasa (16/1) kemarin.

Kapuspen Kemendagri, Arief M Edie mengatakan, dokumen pemberhentian Wali Kota-Wakil Wali Kota Tanjungpinag dan penunjukan Pj Wali Kota Tanjungpinang masih dalam proses.

”Untuk menghindari kekosongan pemerintahan, Kemendagri meminta gubernur menunjuk Sekdako Tanjungpinang (Riono, red) sebagai Plh,” ujar Arief via Whatsapp, kemarin sore.

Sementara itu, H Lis Darmansyah dan H Syahrul resmi tak menjabat lagi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang hari ini. Periode masa jabatan mereka sudah berakhir sejak dilantik, 16 Januari 2013 lalu.

Senin (15/1) lalu, Lis dan Syahrul sudah mengemas barang-barang miliknya di ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Tanjungpinang yang berada di Senggarang.

Baca Juga :  Pesawat dari Pulau Bawah Mendarat Darurat di Ocarina

”Semalam saya beres-beres. Hanya foto saya dan keluarga aja yang dibawa pulang. Selebihnya seperti buku dan surat-surat saya tinggalkan. Ini saya mau pamitan ke ASN,” kata H Syahrul kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (16/1).

Di samping itu, Syahrul tidak tau kapan Gubernur Provinsi Kepri, H Nurdin Basirun akan melantik Penjabat Wali Kota Tanjungpinang. ”Saya sedang tunggu pelantikannya kapan. Coba langsung tanya saja ke Pak Gubernur,” singkat Syahrul.

Meski sudah berakhir, Gubernur Provinsi Kepri, H Nurdin Basirun belum juga melantik Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang sampai kemarin.

”Hanya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) saja. Kalau misalnya ada kekosongan yang cukup lama hingga tiga hari ke depan,” kata Riono.

Biasanya, kata Riono, kekosongan untuk pengganti kepala daerah tidak bakal memakan waktu lama. ”Bisa jadi hari Selasa dapat suratnya. Hari ini (Rabu, red) langsung dilantik Penjabat Wali Kota Tanjungpinang itu. Coba tanya Pak Gubernur. Karena itu wewenang beliau,” sebut dia.

Hingga berita ini diturunkan, H Lis Darmansyah belum memberikan keterangan kepada awak media yang mencoba mengkonfirmasi melalui ponselnya.

Sekdaprov Tunggu Seharian
Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah menegaskan, sampai saat ini pihaknya belum menerima kiriman surat resmi rekomendasi dari Menteri dalam Negeri (Mendagri) RI terkait pengangkatan Penjabat Wali Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Tiga Bulan Kerja, 30 Pamhut Dirumahkan

Sementara informasi beredar, bahkan H Lis Darmansyah saat peresmian Tanjungpinang Night Market di halaman Kota Lama, Jalan Merdeka, telah mengumumkan pejabat Pemprov Asisten I Raja Ariza yang sudah mendapat rekomendasi resmi oleh Mendagri.

Sampai Selasa (16/1) sore kemarin, Pemprov Kepri belum menerima surat resmi siapa nama resmi yang sudah diusulkan Gubernur H Nurdin Basirun, seminggu lalu.

”Jadi kalau sampai pukul 00.00 malam ini belum ada surat itu, jadi Sekdako Riono menjabat sebagai Pelaksana harian Walikota sementara, sampai menunggu surat itu keluar,” tegas Sekdaprov kepada wartawan di lantai 3 Kantor Gubernur Kepri Dompak, Selasa (16/1) kemarin.

Menurut Ketua Baperjakat Pemprov Kepri tersebut, terkait hal ini, Pemprov Kepri sudah melakukan antisipasi sejak pengajuan sejumlah nama tersebut ke Mendagri seminggu lalu.

Hanya saja, mungkin Mendagri sedang sibuk dengan aktivitasnya, jadi bisa saja berkas rekomendasi tiga nama, masing-masing Raja Ariza Asisten I, Syamsul Bahrum Asisten II dan Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Ahmad Izhar belum sempat ditanda tangani.

”Hari ini saya sengaja ngetem seharian di kantor, nunggu surat tersebut masuk, ya kita tunggu saja, kalau pun belum ada. Silahkan, tidak ada proses pelaksanaan pelantikan, silahkan lanjut saja bekerja seperti biasa, sampai SK itu sampai di kita,” tegas Arif.

Baca Juga :  Lis Darmansyah Ketua Sementara DPRD Kepri

Terkait hal ini, Arif memastikan, tidak melanggar peraturan perundang-undangan, karena dirinya sudah mengantisipasi dan berkonsultasi dengan beberapa tim di jajaran Mendagri.

Jadi nantinya seperti biasa melaksanakan tugas rutin dan hal-hal yang bersifat prinsip, hanya saja jika memang ada tugas penting atau sifatnya urgensi, lapor gubernur melalui Sekdaprov. ”Jadi kita sudah antisipasi jika belum ada SK itu,” terang Arif.

Dirinya siang itu sudah berkirim surat ke jajaran Mendagri terkait antisipasi hal ini. Kalau belum terbit, seperti apa dan apa langkah yang dilakukan,” cerita arif.

Arif menuturkan, SK tersebut sudah sampai di meja Mendagri hanya menunggu tanda tangan Mendagri. Plh ini dikeluarkan langsung melalui persetujuan, tanda tangan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun setelah mendapatkan persetujuan dari jajaran Mendagri. (bas/dri/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here