Rp27 Miliar untuk Pilkada 2020

0
204
BUPATI Karimun Aunur Rafiq dan Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko menandatangani NPHD dana Pilkada Karimun 2020. f-istimewa
Pemerintah Kabupaten Natuna sepakati anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 Rp27 miliar.

KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun, telah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama penyelenggaran Pilkada 2020 yaitu KPU dan Bawaslu Karimun.

Penandatangan NPHD tersebut dilakukan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq sebagai pemberi hibah, kepada penerima hibah Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko dan Ketua Bawaslu Karimun Nurhidayat.

Penandatangan itu juga didampingi oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dan Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat di rumah Dinas Bupati Karimun.

”Dana hibah untuk Pilkada 2020, totalnya mencapai Rp27 miliar yang terbagi dua. Untuk KPU Karimun sendiri Rp16,49 miliar lebih, dan Bawaslu Karimun Rp10,75 miliar lebih,’’ terang Rafiq, Senin (30/9).

Anggaran hibah untuk Pilkada yang diberikan kepada kedua penyelenggaran tersebut, memang tidak sesuai dengan yang diusulkan sebelumnya.

Alasannya, tidak lain terjadi rasionalisasi anggaran disemua OPD yang terimbas juga kepada para penyelenggaraan Pilkada.

Untuk itu, anggaran yang sudah ditandatangani tersebut agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi penyelenggara Pilkada nanti dan dapat dicairkan pada APBD 2020 mendatang.

”Insyaallah dana hibah yang kita berikan, dapat dipergunakan oleh penyelenggara Pilkada. KPU dan Bawaslu Karimun sudah berpengalaman dalam pengelolaan dana hibah,’’ kata Rafiq.

Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko mengatakan, dari yang diajukan Rp21 miliar kemarin terjadi rasionalisasi juga dan mendapatkan shering dari Pemprov Kepri untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri menjadi Rp19 miliar.

Dengan demikian, untuk kabupaten Karimun sendiri juga terjadi perubahan yang akhir disetujui melalui penandatangan NPHD Rp16,4 miliar.

Untuk itu pihaknya, akan melakukan penyesuaian anggaran lagi untuk tahapan Pilkada nanti.

”Tahap awal, kita akan gunakan sosialisasi dahulu Rp250 juta yang telah dianggarkan di APBD-P. Sedangkan, sisanya di APBD 2020 yang nantinya sekitar bulan Januari dapat dicairkan secara bertahap,” sebut Eko Purwandoko.

Sebab, pada bulan Januari 2020 nanti sudah banyak kegiatan yang akan dilaksanakan serta sudah masuk tahapan Pilkada. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here