Rumah Singgah Peninggalan Pak Ansar, Sekarang Sudah Bocor

0
705
PLAFON Rumah Singgah Bintan di Jakarta, bocor.F-ISTIMEWA

Cerita Keluarga Pasien Setelah Berobat di Jakarta

KUALASEMPANG – Aldo, mahasiswa asal Bintan yang menjalani kuliah di FISIP Unri semester IV, saat ini belum berangkat ke Pekanbaru. Ia masih berduka dengan kepergian sang ayah, Irwan Bin Syuib (alm), belum lama ini. Ia punya cerita selama 6 bulan merawat ayahnya sebelum menghembuskan nafas terakhir, di Jakarta.

Kini, Aldo dan ibunya Zariana sudah ikhlas melepaskan kepergian sang ayah. Namun sebelumnya, Zariana yang sehari-hari bekerja sebagai guru SD 004 Pelita Baru, Desa Kuala Sempang, SKL ini berupaya agar suaminya Irwan sembuh, dari penyakit kanker. Tak tanggung-tanggung, keluarga pas-pasan ini harus menjalani pengobatan di Jakarta.

Baca Juga :  Awalnya Ingin Menggandeng Bintan, Alhasil Lingga Jalan Sendiri

Selama di Jakarta, Aldo dan ibunya Zariana menginap di Rumah Singgah yang disiapkan Pemkab Bintan, semasa pemerintahan Ansar Ahmad sebagai bupati. Di Rumah Singgah di Jalan Jati V nomor 48A, Rawamangun, Jakarta ini pula, keluarga Aldo merawat sang ayahnya. Bagi Aldo, keberadaan Rumah Singgah di Jakarta ini, sangat membantu. Bahkan, sejumlah pasien dari provinsi lain yang sempat iri kepada Pemkab Bintan. Karena disediakan Rumah Singgah yang lengkap dengan fasilitas itu.

”Waktu kami merawat ayah di rumah sakit, banyak juga pasien yang datang dari luar Jakarta. Seperti keluarga pasien dari Lampung lah, mereka menyewa rumah di Jakarta. Tak kurang Rp 3 jutaan sebulan, hanya untuk sewa rumah,” sebut Aldo, baru-baru ini.

Baca Juga :  Razia Jam Malam Satpol PP Jalan Terus

Sementara, keluarga Aldo menempati Rumah Singgah secara gratis. Waktunya tak sebentar, sampai 6 bulan. Secara tidak langsung, keluarga Aldo sudah bisa menghemat belasan juta untuk tempat tinggal, selama berobat ayahnya. Aldo yang masih menjalani kuliah jurusan Pariwisata di FISIP Unri ini, sangat berterima kasih kepada Pemkab Bintan, khususnya kepada masa pemerintahan Ansar Ahmad sebagai penggagas untuk menyediakan Rumah Singgah, di Jakarta.

”Cuma, Rumah Singgah peninggalan Pak Ansar itu, sekarang sudah bocor atapnya. Kalau hujan, bisa banjir. Air hujan itu merembes dari dinding. Saya berharap Pak Bupati sekarang lah yang memperhatikan dan memperbaiki Rumah Singgah itu,” tutup Aldo.

Baca Juga :  HUT Ke-74, Polisi Bintan Ramai-ramai Donor Darah

Menjelang masuk kuliah, saat ini, Aldo menghabiskan hari-harinya di Bintan. Bahkan, dalam waktu tertentu, Aldo pergi melaut, untuk menangkap ikan. ”Sekarang, dia (Aldo) lagi mancing,” kata sang ibunya Zariana, saat dihubungi, kemarin. (aan/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here