Pertengahan September, Sahrul-Rahma Dilantik Jadi Walikota

0
586
Para menteri saat mengikuti di Istana Negara, Selasa (7/8/2018)

JAKARTA – Pasangan walikota dan Walikota Tanjungpinang terpilih, Sahrul-Rahma akan dilantik Pertengahan September bulan depan. Saat ini jabatan Walikota Tanjungpinang masih dijabat oleh penjabat Walikota Raja Ariza.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo juga menyebutkan pihaknya telah menyusun rencana pelantikan seluruh kepala daerah hasil dari Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada) 2018. Menurut Mendagri, Waktu pelantikan kepala daerah terpilih didasarkan ketentuan peraturan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Tjahjo usai mengikuti Rapat Kabinet Paripurna mengenai Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2019 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

Baca Juga :  Arungi Lautan, Berpacu dengan Lonceng

Rapat Kabinet dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo dan berlangsung secara tertutup. Hadir seluruh menteri Kabinet Kerja dan para kepala lembaga non kementerian.

“Sudah kita susun, tapi secara prinsip sebagaimana ketentuan Undang-Undang. Masa jabatan kepala daerah, baik gubernur, bupati, walikota tidak boleh dikurangi satu hari atau ditambah satu hari,” terang Tjahjo.

Mengenai penjadwalan pelantikan, Mendagri menyebut dua pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih yakni Propinsi Lampung dan Propinsi Jawa Timur akan dilantik tahun depan. Namun demikian, untuk daerah lain dimungkinkan pelantikan tercepat bisa dilakukan mulai pertengahan September 2019.

Baca Juga :  Pemanfaatan Gas Bumi Lewat DMO dan Pengembangan Infrastruktur

“Mudah-mudahan (mulai) pertengahan bulan depan,” jelas Tjahjo.

Secara keseluruhan, pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2019 dibagi dalam tiga tahap. Terkait hal itu pula, Kemendagri pekan depan rencananya akan menyerahkan jadwal dan rencana pelantikan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

“Minggu depan akan (kami) serahkan ke Pak Mensetneg, nanti menyesuaikan dengan Bapak Presiden untuk gubernur. Untuk bupati/walikota serentak nanti dilaksanakan oleh gubernur setelah dilantik,” demikian Tjahjo Kumolo.(jek)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here