Sarana Transportasi Minim

0
983
KM sabuk Nusantara

MBS Mohon ditinjau kembali kebijakan tentang Kapal Perintis yang tidak memberi makan penumpangnya. Dan mohon ditambah kapal rute ke Natuna Anamabs dan Tambelan. Kedua armada yang berlayar selama ini sering melakukan kebijakkan yang sangat-sangat merugikan penumpangnya. mereka sering menambah jadwal Pelayaran dari 12 hari menjadi 14 hari dan kapal nginap di satu pulau sampai dua malam di Sedanau dan satu malam di Tarempa dan 4 sampai 5 jam di hulu maras. Itu semua untuk apa? Hanya untuk menyengsarakan penumpang. Mohon pada Bapak ditindaklanjuti secepatnya. Terima kasih banyak.

Baca Juga :  Benahi Lokasi Lomba

+6282112936871
Tanggapan :
KEMENTERIAN Perhubungan RI sudah me-launching moda (alat) transportasi darat, laut dan udara di Kabupaten Anambas, Minggu (2/4/2017) lalu. Launching itu salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan transportasi keluar dan masuk Anambas dan di dalam Anambas sendiri.

Ini sudah sangat luar biasa, dan pemikiran pemerintah daerah sudah jauh ke depan untuk memikirkan moda transportasi. Sejauh ini pesawat terbang Susi Air sudah mulai beroperasi di Bandara Letung. Tapi memang masyarakat di luar Pulau Jemaja masih merasakan kesulitan transportasi.

Baca Juga :  Warga Perlu Stadion di Tanjungpinang

Pemkab Anambas sendiri sudah membuat trobosan untuk tranfortasi dan saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas yang sudah berpikir jauh ke depan untuk menyiapkan moda transportasi itu.

Apa yang telah dibuat oleh Pemkab Anambas, ini akan menjadi salah satu laporaan saya tentang transportasi di Anambas ke Menteri Perhubungan. Laporan tersebut akan menjadi dasar Pak Menteri Perhubungan untuk mengundang bapak Presiden RI meresmikan pembangunan bidang transportasi itu.

Bupati juga menyampaikan ke kami tentang geografis Anambas setiap tahunnya, yakni kondisi cuaca dengan empat musim yaitu musim utara, selatan, barat dan timur. Pada musim-musim tertentu maka transportasi bisa terhambat.

Baca Juga :  Waspadai Kriminalitas diLaut

Ini tentu mempengaruhi pengembangan potensi wisata yang sedang digalakkan. Saat ini Anambas sudah ada transportasi laut seperti feri cepat Pelni, serta dua bandara yakni Bandara Khusus Matak dan Bandara Letung. (cr29)

Chris Kuntadi
Irjenhub Kementerian Perhubungan RI

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here