Selesaikan RTRW Dulu Baru RDTR di 2019

0
817
HM Rudi, SE

BATAM – Pemko Batam sudah menyampaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Batam selesai tahun 2018 ini. Setelah itu, baru pihaknya melakukan pembahasan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Sehingga untuk saat ini, pihaknya fokus dulu pada RTRW Batam. Diperkirakan RDTR baru dibahas tahun 2019.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar mengungkapkan di Batam, RTRW menjadi acuan mereka dalam menyusun RDTR. Sehingga pihaknya menunggu selesai dulu pembahasan RTRW. ”Kalau sudah RTRW tahun ini, tahun depan kita targetkan RDTR,” katanya.

Baca Juga :  Mangkrak di Batam, Sinopec Impor LNG PGN ke Cina

Disebutkannya, setelah RTRW selesai, mereka akan segera menyusun RDTR di Cipta Karya untuk satu pulau Batam. Mereka melakukan menyusun RDTR dengan Badan Informasi Geososial. ”Tapi tetap, berangkatnya dari RTRW,” jelasnya.

Pihaknya menargetkan, RDTR bisa diselesaikan dalam satu tahun. Dimana, daerah lain diakui menghabiskan waktu lebih lama dalam menyusun RDTR. Pengalaman daerah lain, nyusun RDTR, dua sampai tiga tahun.

”Tapi kami akan coba tidak sampai dua tahun. Tahun 2019 kami siapkam bahannya. Akhir 2019 kami masukkan ke DPRD, 2020 kita sahkan jadi perda, dalam RPJMD 2021,” harap Suhar.

Baca Juga :  Kios di Row Jalan Dibongkar Satpol PP

Sebelumnya, Ketua DPRD Batam, Nuryanto mengaku sudah menerima Ranperda RTRW Batam. Pembahasan RTRW direncanakan sudah dilakukan pada triwulan pertama tahun ini. Pihaknya bersyukur karena Ranperda RTRW sudah disiapkan Pemko, setelah menunggu sekitar 7 tahun.

”Provinsi tahun lalu sudah, kita baru terima akhir 2017 dari Pemko. Saya bilang, lambat Pemko,” bebernya.

Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan, materi Ranperda RTRW Batam sudah mengikuti RTRW Provinsi. Hanya saja, untuk Batam lebih detail dibanding RTRW Provinsi. ”Sudah pas. Sudah sesuai dengan RTRW Provinsi. Yang kurang, terkait hutan lindung,” jelas Rudi. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here