Sempat Hilang, WNA Ditemukan Warga

0
590
KEDUA WNA asal Vietnam yang diduga akan kabur dari tempat penampungan Imigrasi kelas II Natuna ditemukan warga dan dikembalikan ke pihak Imigrasi. f-istimewa

NATUNA – Dua orang Warga Negara Asing (WNA) non Justucia Illegal Fishing yang ditampung di Imigrasi Kelas II Ranai dinyatakan menghilang sejak Senin (24/9). Namun, pada keesokan harinya kedua WNA itu dikembalikan warga.

Kepala Imigrasi Kelas II Ranai Nafis mengatakan, kedua WNA itu sebetulnya tidak hilang akan tetapi pada saat apel Senin (24/9) sore kedua WNA itu tidak mengikuti apel.

Mengetahui hal itu, pihaknya langsung melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan kepolisian Polres Natuna untuk membantu pencarian.

”Perlu saya sampaikan, waktu itu mereka terlalu jauh berjalan terus tidak tahu jalannya pulang dan ditemukan oleh warga. Kemudian warga mengembalikannya kepada kami. Jadi orang-orang itu tidak ilang,” kata Nafis, Rabu (26/9).

Baca Juga :  Karena Aturan, Dana Desa Telat Cair

Kedua WNA itu ditemukan oleh warga di wilayah Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Saat ditemukan di Pantai Pengadah, mereka sedang berkeliling-keliling dalam keadaan kebingunan.

Setelah didekati dan dicek, ternyata keduanya adalah orang asing.

Dengan komunikasi yang tidak nyambung, mereka berdua akhirnya diantar ke Kantor Imigrasi untuk ditampung.

”Kalau dikatakan menghilang tidak juga. Karena barang-barang mereka seperti tas pakaian, dan sebagainya masih lengkap di ruang detensi,” tutur Nafis.

Identitas kedua orang WNA itu masing-masing diketahui bernama Le Hien Mau (52) ABK dari kapal KM. BB 93529 dan Nguyen Hoang Khanh (34) tahun ABK KM. BV 93529TSS.

Baca Juga :  Bupati ke Bali, Pengesahan APBD-P Ditunda

Total keseluruhan tampungan WNA di Imigrasi Kelas II Ranai sebanyak 56 orang, dan semuanya WNA Vietnam.

”Mereka akan segera dideportasi ke negaranya. Hanya saja kita masih menunggu dokumen pemulangan mereka dari Kedubes Vietnam di Jakarta,” tutupnya.

Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto mengapresiasi sikap proaktif warga dalam bekerjasama dengen pemerintah dan petugas keamanan.

Ia mengaku saat laporan adanya WNA itu hilang, pihaknya langsung turun melakukan pencarian bersama instansi terkait lainnya.

”Kami bangga dengan warga yang mengamankan dan mengembalikan WNA itu, ini artinya kerjasama masyarakat dengan pihak keaman berjalan dengan baik. Kerjasama seperti ini lah yang selalu kami bangun, mereka sudah sangat peduli dengan lingkungnnya,” ungkap AKBP Dwi. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here