Semrawut, Dishub Belum Tata Aktivitas Pelabuhan

0
742
SIBUK: Pelabuhan Penagi nampak sibuk dengan aktivitas bongkar muat barang. Ke depannya akan ditata oleh Dishub Natuna. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – KEPALA Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna Iskandar Dj merasa prihatin dengan kondisi pelabuhan Tanjung Payung, Ranai yang semrawut.

Ia menyebutkan, aktivitas di pelabuhan itu masih belum teratur dan memerlukan koordinasi semua pihak agar tertata dengan baik.

Belakangan ini lonjakan penduduk bertambah signifikan, hal ini memerlukan pasokan pangan dan barang lainnya.

Sehingga kesibukan di sentra-sentra pergerakan barang, seperti pelabuhan juga turut disibukkan.

”Ya betul, kesemrawutan di pelabuhan semakin terlihat. Antrean panjang pun tidak terelakkan. Ini bukti kalau kita semakin ramai,” kata Iskandar, Ranai, Senin (17/4).

Baca Juga :  Bulog Tambah Stok Beras 500 Ton

Menurutnya, kegiatan di pelabuhan laut terutama pelabuhan Penagi memerlukan aturan berprilaku sehingga ada dasar bagi petugas dan pihak-pihak yang berkenaan dengan pelabuhan dalam berkegiatan.

Selama ini, kegiatan di pelabuhan penagi masih berlangsung tanpa aturan yang jelas, dan kegiatan di pelabuhan itu masih belum terjadwal sebagaimana mestinya.

”Dampaknya pada kelancaran arus pergerakan barang. Pemilik barang masih sesuka hati saja menurunkan barangnya dari kapal,” terangnya.

Dampaknya, kapal yang belakangan sandar perlu waktu lama menunggu antrean.
Untuk itu pihaknya seri ng menemukan persoalan, yakni terjadinya kelangkaan barang karena telat turun dari kapal.

Baca Juga :  Dua Desa Hanya Nikmati Listrik 5 Jam

Dengan adanya persoalan itu, Iskandar akan segera melakukan pertemuan dengan pihak terkait terutama sekali pengusaha dan Syahbandar Natuna guna membahas prihal dimaksud.

”Rencananya siang kemarin, untuk bertemu dengan pengusaha serta Syahbandar. Kami akan rapat koordinasi. Kondisi ini harus kita atasi secepatnya,” tegas Iskandar.

Dishub telah lama memberikan opsi kepada pengusaha pengguna pelabuhan, agar proses bongkar muat menjadi lebih lancar. Akan tetapi hingga saat ini opsi tersebut belum bisa diterima pedagang.

”Kita sudah tawarkan kepada pedagang agar mereka menempatkan barangnya dulu di gudang begitu kapalnya sandar dan setelah itu baru dilangsir,” ungkapnya.

Baca Juga :  Oknum ASN Setwan Simpan Sabu-sabu

Namun hal itu belum bisa diterima pedagang, dengan alasan yang cukup subyektif.(HERDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here