Semua Penumpang Kapal Selamat

0
451
Kapal penyeberangan yang bocor saat ditarik kapal lain yang datang menolong pada Selaqsa (8/8)

Natuna (TP) – Cuaca ektrim di Perairan Laut Seluan Kecamatan Bunguran Utara, mengombang-ambingkan kapal pompong milik Warman, Kamis (8/8) siang.

Kapal berukuran 20GT milik warga Kecamatan Pulau Laut menuju Pulau Seluan mengalami kebocoran, setelah dihantam gelombang.

Secara berlahan air masuk yang membuat kapal pompong nyaris membuat tenggelam. Informasinya membawa beberapa orang penumpang dan sejumlah hewan kurban dari kecamatan Pulau Laut menuju Pulau Seluan. 

“Kapal sudah berhasil ditarik dan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini,” ujar Kepala Kantor Basarnas Kabupaten Natuna Mexianus Bekabel dikantornya ditemani dengan kadishub Iskandar DJ dan Kadis Damkar Natuna Syawal Saleh.

Ia menceritakan, kejadian diperkirakan pukul 12.00 WIB. Kapal pompong dihantam gelombang dan mengalami kebocoran.

Kapal pompong itu dari Pulau Laut menuju Pulau Seluan mengalami kecelakaan di sekitar Karang Buntar.

“Kapal itu diperkirakan sedang membawa sekitar 15 orang diantaranya satu orang kapten, dua orang ABK, serta 12 orang penumpang anggota Pamsimas dan empat ekor sapi masuk dalam muatan kapal,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, tim SAR gabungan sedang menuju TKP. Berdasarkan laporan yang diterima, pada saat yang sama pompong masyarakat juga sedang melakukan pertolongan.

Berdasarkan informasi sejumlah tim penyelamat gabungan terdiri dari Pihak Dishub Natuna Basarnas Natuna, TNI AL dan Polairut Natuna meluncur menggunakan KN.

Serta upaya pertolongan juga diluncurkan dari Kecamatan Pulau Laut dengan mengirimkan satu buah KM. Raja Haji Fisabilillah membawa regu penyelamat dari unsur masyarakat berjumlah 14 orang. Kemudian KRI John Lie 358 yang tengah bersandar di Pelabuhan Sabang Mawang, Pulau Tiga dan KAL Bungaran juga dikerahkan untuk menolong pompong yang tenggelam. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here