Si Bayi Tidur Nyenyak di Drum Bekas

0
1039
INOVASI: Empat dari lima siswa SMKN 3 Tanjungpinang yang berinovasi membuat tong bekas menjadi tempat tidur bayi yang nyaman dan aman. f-yoan/tanjungpinang pos

Melihat Inovasi 5 Siswa SMKN 3 Tanjungpinang 

Anak Anda sering rewel atau susah tidur, kini sudah ada solusinya. Ada inovasi baru yang bisa membuat bayi tidur nyaman.

TANJUNGPINANG – TEMPAT tidur bayi ini pun tidak mahal. Inilah hasil kreasi 5 pelajar SMKN 3 Tanjungpinang yang telah berhasil menciptakan inovasi baru untuk bayi.

Alat itu bernama Baby Swing Inovation (BSI) hasil dari tangan-tangan kreatif yang berjumlah 5 orang.

Mereka adalah, Arjuna, Dwiyan, Wanda, Rio, dan Al-Ferdo yang merupakan pelajar aktif SMKN 3 Tanjungpinang jurusan Permesinan.

Dengan menggunakan alat seadanya dan modal tidak sampai Rp 200 ribu, mereka berhasil menyulap drum plastik bekas menjadi tempat tidur bayi yang aman.

Baca Juga :  WHO-UNICEF Akan Pantau Imunisasi Rubella

Bentuknya sederhana dengan cekungan di tengah drum dan alas lembut yang aman bagi kulit bayi serta alas berupa setengah lingkaran di dasar drum yang berfungsi sebagai penstabil keseimbangan.

”Nanti bayinya di sini (sambil menunjuk tempat tidur). Terus digoyang-goyang drumnya seperti kursi goyang,” ujar Al-Ferdo sambil memperagakan baby swing di depan awak media, Kamis (27/4).

Bukan tanpa alasan pelajar kreatif ini mencetus alat unik tersebut. Mereka menilai bahwa zaman modern saat ini menuntut orangtua senantiasa sibuk dalam bekerja sehingga dituntut untuk menggunakan peralatan yang simpel dengan tingkat keamanan yang tinggi.

Baca Juga :  Polda Amankan Lima Kapal Ikan Asing

”Selama ini kan bayi pakai ayunan. Nah, itu tingkat keamanannya rendah. Beberapa kasus ponaan saya sering jatuh dari ayunan. Kan kasihan,” beber Al.

Selain itu, ada alat yang memiliki safety tinggi namun harganya selangit.

”BSI ini adalah alat yang murah, mudah dengan tingkat keamanan yang tinggi karena bentuknya tidak tinggi dan jaring alas bayi yang lembut serta cekung ke dalam membuat posisi bayi senantiasa terjaga,” terangnya.

Untuk modal, 5 pemuda ini mengaku hanya merogoh kocek sebanyak Rp 120 ribu saja dengan harga jual hanya Rp 150 ribu.

Baca Juga :  Letkol Ferry Jabat Dandim Natuna

”Kami dibantu sama guru pembina Pak Firdaus dan sepakat harga jualnya tidak perlu mahal. Yang penting bagaimana kami bisa bermanfaat untuk generasi yang akan datang khususnya adek-adek bayi Tanjungpinang, hehehe,” beber mereka yang ramah senyuman tersebut.(YOAN S NUGRAHA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here