Simulasi Makolanal Didemo Warga

0
279
Aksi demonstran dalam kegiatan uji terampil di Lanal Ranai.

Natuna (TP) – Puluhan Warga Kelurahan Batu Hitam melakukan aksi demonstrasi di Pangkalan TNI Angkatan Laut Ranai, Senin, (26/08) pagi. Dipicu adanya Warga Negara Asing (WNA) berkeliaran dan dinilai mengganggu ketentraman umum.

Ini merupakan salah satu kegiatan simulasi penanganan huru hara demonstrasi di Markas Komando Lanal Ranai, dalam rangka uji trampil latihan pangkalan penanggulangan yang dilakukan Lanal Ranai.

Pantauan di lapangan, aksi demonstrasi ini, menuntut Lanal Ranai  memulangkan WNA yang merupakan pelaku ilegal fishing tangkapan Angkatan Laut.

“Ini berada dalam tanggung jawab Lanal Ranai, keberadaan nelayan asing ini sudah sangat meresahkan warga karena sering berkeliaran dan membuat onar,” ucap salah seorang pendemo.

Aksi demonstrasi yang semulanya berjalan aman bahkan berubah mulai memanas. Puluhan pendemo memaksa masuk ke Mako Lanal Ranai yang dijaga ketat oleh personil TNI AL yang sudah siaga satu di depan gerbang.

“Kami ingin bertemu Danlanal saat ini juga. Kami tidak ingin WNA tangkapan tindakan ilegal fishing berada di daerah kami,” ucap para pendemo.

Aksi dorong antara pendemo dengan personil TNI AL tidak terelakkan. Dengan kekuatan penuh, personil TNI berusaha menahan supaya pendemo tidak masuk ke Mako Lanal Ranai. Semprotan Water Cannon pun dilakukan untuk membubarkan pendemontrasi.

Meredam kemarahan pendemo, sejumlah personil Angkatan Laut mengambil inisiatif mempertemukan  Korlap Aksi Demonstrasi dengan Wakil Danlanal Ranai.

Dalam pertemuan tersebut akhirnya disepakati pihak TNI AL Ranai berjanji akan menindak lanjuti permintaan para demonstransi.

Akibat aksi tersebut, salah seorang demontrasi terluka dan pingsan di tengah kerumunan pendemo.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, disela- sela kegiatan menjelaskan,dalam latihan ini melibatkan hampir seluruh personil di Mako Lanal Ranai, dengan tujuan memantau kesiap siagaan dari Lanal Ranai dalam menghadapi berbagai ancaman dan gangguan.

“Dalam hal ini kita juga uji trampil dan kesiap siagaan Lanal Ranai, dan seluruh personil kita libatkan,” tuturnya.

Selain latihan penanggulangan huru hara, juga dilakukan uji renang, tembak, uji trampil latihan pertahanan pangkalan, bahaya udara, PBB, ujiPeraturan Dinas Dalam Khas (PDDKhas) dan uji Peraturan Dinas Tentara (PDT).

Latihan tersebut mendapat pantauan langsung dari tim penguji Komando Latihan (Kolat) Koarmada I. Sertla lima orang tim penguji dibawah Komandan tim Letkol Laut (P) A.M. Lubis yang melakukan pengujian diwilayah kerjanya.

Menurutnya, pihaknya Lanal Ranai telah sesuai prosedur yang ditetapkan, dan memenuhi standar.

“Untuk penilaian sudah masuk dalam ideal sebuah pangkalan dan semua melaksanakan sesuai kriteria yang berlaku,” ujarnya.

Kegiatan uji terampil di Lanal Ranai Ranai dilaksanakan selama empat  hari mulai Sabtu tanggal 24 agustus hingga Selasa 27 agustus 2019 ini. Selain personil Lanal Ranai, uji trampil juga diikuti oleh anggota Marinir Kompi Setengar dan personil Lanal Ranai yang ada di setiap Pol TNI AL Ranai. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here