Sinyal Bagus, Ketika Pejabat Pusat Datang

0
673
TOWER: Salah satu tower telekomunikasi Kelurahan Letung milik PT Telkomsel yang belum berfungsi.F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Camat Siantan Tengah Fakhrizal mengatakan, sinyal telekomunikasi hanya akan bagus ketika ada kunjungan pejabat negara dari Menteri hingga Presiden RI.

ANAMBAS – Masyarakat Desa Air Asuk Kecamatan Siantan Tengah mendesak pihak Telkomsel, memperhatikan kondisi sinyal telekomunikasi di daerah tersebut yang belakangan sulit berkomunikasi.

Pasalnya, sepekan terkahir sinyal provider milik PT Telkomsel benar-benar buruk hingga menyulitkan masyarakat dalam berkomunikasi via telpon selular. Heri Fakhrizal Camat Siantan Tengah mengatakan, pihak Telkomsel jangan menambah BTS saja. Akan tetapi, jangkauan serta kualitas akan jaringan tidak diperhatikan.

Ia merasa, sinyal telekomunikasi akan baik dan lancar ketika ada kunjungan pejabat negara saja seperti Presiden RI bahkan menteri.

Baca Juga :  Polres Terjunkan 84 Personil Pengamanan Pilkades

”Kami tidak perlu 3G atau 4G yang penting komunikasi kami tidak terganggu. Karena, untuk berkomunikasi standar seperti telepon sangat sulit,” kata Heri, Senin (29/1)

Saat ini, menurut Heri, sangat ironi sebagai daerah yang berada di pulau terdepan sejak 72 Tahun merdeka tetapi masih sulit untuk berkomunikasi.

”Kami juga anak bangsa yang punya andil dalam menjaga keutuhan NKRI, tetapi apa perhatian negara kepada kami. Sebab, hasil dan kekayaan yang dimiliki di daerah kami kami tidak sebanding dengan minimnya perhatian Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Baca Juga :  Investor Asal Swiss Kembangkan Wisata Pulau Kusik

Heri menguraikan, ini baru sektor telekomunikasi saja dan belum lagi untuk infrastruktur seperti jalan, transportasi udara, laut sangatlah menyedihkan.

”Coba bapak-bapak penguasa negeri datang ke daerah kami, dan liat apa yang terjadi serta apa yang dibutuhkan warga negaranya,” sesalnya.

Heri mencontohkan di ibu kota kabupaten sinyalnya sangat memperihatinkan. Ia menambahkan, boleh dicatat atau dilihat siapa petinggi negeri ini yang pernah berkunjung ke daerah ini dan sinya langsung baik.

”Saya hanya mau membuka wawasan, jangan terlena hanya daerah-daerah tertentu saja yang diperhatikan. Akan tetapi kita cukup sekedar mengingatkan kembali pada era lepasnya Timor-Timur, Simpadan dan Ligitan. Saya harap tidak ada lagi yang menyusul seperti itu, marilah berpikiran arif dan bijaksana jangan terjadi disintegrasilah. Saya ingin kita NKRI ini utuh, tapi saya udah lihat sangat memperihatikan sekali,” tukasnya.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Pemkab Capai 9,15%

Kondisi sinya yang memprihatinkan juga terjadi di Kecamatan Jemaja. Menurut Ketua KNPI Jemaja Mudahir, pasca banjir warga kesulitan untuk berkomunikasi.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here