Siswa Disiapkan Jadi Relawan PMI

0
338
PENGURUS dan anggota PMR Wira SMAN 1 Bunguran Timur Natuna dikukuhkan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti di Aula Syamsul Hilal SMAN1, Ranai, Senin (20/1). f-hardiansyah/tanjungpinang pos

Ngesti Kukuhkan Pengurus PMR SMAN 1 Bunguran Timur Natuna

Siswa-siswi SMAN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna dipersiapkan menjadi relawan Palang Merah Indonesia (PMI) di Indonesia, khususnya di Natuna.

NATUNA – PARA calon relawan PMI ini tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMAN 1 Bunguran Timur Natuna. PMR ini merupakan binaan PMI Kabupaten Natuna.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti yang juga Ketua PMI Natuna pun telah mengkuhkan 48 orang anggota dan pengurus PMR Wira SMAN 1 Bunguran Timur Tahun Ajaran 2019/2020 di Aula Syamsul Hilal SMAN1, Ranai, Senin (20/1).

PMR Wira adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Atas (usia 15-17 tahun).

Ngesti Yuni dalam sambutannya mengatakan, PMR adalah suatu organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat (sanggar, kelompok belajar dan lainnya).

Baca Juga :  Sambut 2019, Pemkab Gelar Zikir Istighosah

Organisasi ini bertujuan membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan agar siap menjadi relawan PMI pada masa depan. Juga berfungsi sebagai peer educator yaitu pendidik sebaya keterampilan hidup sehat.

Peer educator adalah pendekatan untuk promosi kesehatan, di mana anggota masyarakat didukung untuk mempromosikan perubahan peningkatan kesehatan di antara teman sebayanya.

Selain itu PMR juga dituntut untuk mempromosikan prinsip-prinsip dasar kepalangmerahan baik secara nasional dan internasional.

”Kalau adik-adik sudah mempunyai cap Palang Merah Indonesia di baju, nanti kalau ada bencana dan di manapun bencana itu terjadi, maka legalitas Anda sebagai PMI sudah ada. Jadi jangan ragu-ragu untuk terpanggil untuk menolong sesama,” jelas Ngesti.

Ngesti juga berharap kepada anggota dan pengurus PMR SMAN 1 Bunguran Timur yang baru saja dilantik untuk dapat menjalankan amanah kepengurusan sebaik mungkin dan selalu memupuk rasa kecintaan terhadap bela negara dan kecintaan terhadap NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Baca Juga :  38 Sekolah Kumpulkan Donasi

”Apalagi saat ini Natuna menjadi perhatian masyarakat atas polemik yang terjadi di laut Natuna Utara, tentunya ini diharapkan menjadi spirit bagi generasi muda dalam mendukung kedaulatan NKRI dengan melaksanakan hal-hal yang bersifat positif,” pinta Ngesti.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Prihatno Budi Riyanto, menurutnya, manajemen PMR merupakan proses pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI agar dapat mendukung peningkatan kapasistas organisasi dan pelayanan PMI. Yang memiliki tujuan untuk membangun dan mengembangkan karakter PMR yang berpedoman pada prinsip kepalangmerahan untuk menjadi relawan masa depan.

Untuk itu berdasarkan Perpres nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Karakter salah satunya adalah dengan kegiatan ekstrakurikuler terutama kegiatan PMR dengan tujuan saling menjalin silaturahmi antarsekolah.

Baca Juga :  PPDB, Jangan Ada Lagi Titipan

”Selain itu, kegiatan PMR yang dilakukan di SMAN 1 Bunguran Timur Kabupaten Natuna ini diharapakan mampu menumbuhkan rasa sosial pada remaja sejak dini. Sehingga ke depan para remaja bimbingan PMI mampu berkontribusi bagi PMI di seluruh Indonesia, khususnya di Natuna,” jelas Budi.

PMR adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI yang selanjutnya disebut PMR. PMR terdapat di PMI kota atau kabupaten di seluruh Indonesia dengan anggota lebih dari 5 juta orang.

Anggota PMR salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here