Staf Khusus Gubernur Alami Banyak Teror

0
753
Ahars Sulaiman

BATAM – Pascamanyampaikan pernyataan bahwa Gubernur Kepri H Nurdin Basirun akan menarik berkas Agus Wibowo (AW)-Isdianto sebagai Cawagub Kepri dari DPRD Kepri, mobil Ahars Sulaiman jadi sasaran pelemparan orang tidak dikenal pada sabtu (16/9) sekitar pukul 03.00 dini hari di Batam.

Staf Khusus Gubernur Kepri ini mengalami nasib nahas Ahars Sulaiman. Mobil mewah Jeep Wrangler Rubicon milik pribadinya dirusak orang. Kepada wartawan Ahars menyampaikan, bahwa dirinya tidak akan mundur menegakkan kebenaran saat ini. Meskipun, kaca mobil mewah hampir berkisar Rp 1 miliar itu rusak berat akibat teror sejak polemik dirinya dengan salah satu partai politik mulai memanas beberapa hari terakhir ini. ”Duel akan kalah, barang dirusakin. Itu teror, pengecut dan tidak gentlemen,” ujarnya, kemarin.

Lebih lanjut Ahars menyampaikan, bahwa dirinya sudah meminta sopir pribadinya melaporkan kejadian yang ditimpanya itu kepada pihak berwajib. ”Saya sudah lapor ke Polsek Batam Kota. Saya tidak akan mundur,” tambahnya.

Dia menceritakan, saat kejadian pagi itu dirinya tidak berada di rumahnya yang ada di kawasan Batam Kota. Melainkan sampai Minggu (17/9) kemarin, dirinya masih berada di Jakarta merayakan pernikahan keponakannya. ”Ini merusak kebahagiaan orang,” ucapnya kesal.

Ahars menceritakan, bahwa sebelum kejadian mobilnya dirusak orang tidak dikenal, ia mendapati banyak serangan hujatan terhadap dirinya di media sosial (Medsos).

Hanya saja dirinya tak mau mempersoalkan hal itu. Menurut dia, kisruh dirinya dengan salah satu partai politik hanya sebatas pertempuran gagasan dan pemikiran. ”Walaupun ancaman-ancaman di Medsos ada, sudah saya bilang ke mereka saya tidak masuk dalam konflik itu. Ini kan hanya, pertempuran gagasan ide dan pemikiran,” tambahnya.

Ahars mengaku tetap tidak mau mundur atas kejadian ini. Bahkan teror yang dialaminya saat ini tidak masalah. ”Kita orang yang kritis, tidak boleh tereliminasi hanya karena teror-teror seperti ini. Pak Ahars biasa aja, ketawa-ketawa,” ujarnya.

Terkahir Ahars menyampaikan, dirinya akan mengawal kinerja polisi untuk mengungkap kejahatan yang sedang dialaminya saat ini. Ahars sendiri bahkan mengaku sudah melaporkan masalah yang ia derita saat ini ke pejabat Mabes Polri di Jakarta. ”Bahkan ke Pak Gubernur saya sudah lapor. Selaku atasan, saya sudah melaporkan kejadian ini ke beliau,” terangnya. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here