Sudah 2 Bulan Harga Ayam Rp42 Ribu

0
409
satu warga saat membeli ayam potong di pasar. Harga ayam potong masih tinggi Rp42 r ibu per kilogram. f-andri/tanjungpinang pos

Harga potong ayam masih mahal dan bertahan di harga Rp42 ribu per kilonya. Tingginya harga ini sudah dua bulan lebih. Jelang Natal dan Tahun Baru, harga ayam diprediksi akan naik lagi.

TANJUNGPINANG – Herman, salah satu pedagang ayam potong di pasar tradisional Tanjungpinang, mengaku ia terpaksa menaikan harga ayam, dari Rp38 naik lagi jadi Rp40 ribu dan bertahan jadi Rp42 ribu, karena harga juga naik dari agen.

”Harganya belum turun. Sekarang ya sekitar Rp42 ribuan ke atas. Dari agennya segitu sih,” kata Herman, Minggu (26/11).

Harga ayam yang masih dirasa cukup tinggi membuat pelanggan Herman berkurang. Harga ini sudah berlangsung hampir dua bulan sejak kenaikan, harga sebelumnya paling tinggi hanya Rp38 ribu.

Baca Juga :  MTQ Tanjungayun Sakti Dihadiri Mantan Wawako

Harga ikan juga melampung tinggi. Harga ikan tongkol telah mencapai kisaran Rp25 ribu per kilo, ikan kembung sekitar Rp40 ribu per kilo, ikan selar sekitar Rp38 ribu per kilo, dan ikan selikur sekitar Rp35 ribu.

Sebelumnya, harga ikan tongkol hanya kisaran Rp20 ribu per kilo, ikan kembung sekitar Rp35 ribu per kilo, ikan selar Rp32 ribu per kilo, dan ikan selikur sekitar Rp30 ribu per kilo.

Herman menjelaskan kalau dibandingkan dengan beberapa bulan lalu memang harga ayam sangat tinggi, tembus Rp42 ribu.

Baca Juga :  Harga Cabai Turun Rp 6 Ribu

”Dari agen harganya sudah naik kita mengikuti saja. Sudah naik lama harga ayam Rp42 ribu,” katanya.

Herman menyebutkan, kurang mengetahui kenaikan harga daging ayam apakah dikarenakan harga pakan sekarang naik atau dikarenakan ayam hidup di peternakan sudah mulai berkurang.

”Kita mengikuti saja kalau dari agen naik maka harga naik,” sebutnya.

Tingginya, sambung dia menimbulkan daya beli masyarakat berkurang. Ia memberikan contoh, dua bulan sebelum harga ayam potong naik, warga umumnya membeli hingga dua kilo, tapi sekarang paling banyak setengah kilo saja.

Elia salah satu warga, saat membeli ayam mengatakan karena harga ayam naik dan tinggi, ia terpaksa membeli hanya satu kilo saja. Padahal, biasanya, ia membeli dua atau tiga kilo untuk satu pekan atau sekali ke pasar untuk belanja satu minggu. Ia juga kaget, harga ayam potong masih tinggi dan tidak turun-turun.

Baca Juga :  Ketua dan Kader PKK Harus Kompak

Ia minta kepada pemerintah supaya menurunkan harga ayam potong. ”Awalnya itu naiknya Rp2000 per kilo. Tapi sekarang naiknya signifikan,” ujarnya.

Ia juga minta pemerintah jangan diam, harus menjelaskan kenapa harga ayam cukup tinggi. (RAYMON-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here