Sudah 40 Persen Pembangunan Posyandu

0
419
Para narapidana Rutan Tanjungpinang saat mengerjakan pembangunan posyandu. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Sejak dilakukan peletakan batu pertama pembangunan posyandu Lansia di Jalan Bhayangkara Teluk Kriting, kondisi bangunannya sudah mencapai 40 persen.

Pembangunan posyandu ini dikerjakan oleh para pasukan Merah Putih yang diisi narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang. Saat ini bangunan terus digesa pengerjaan.

Kepala Rutan Tanjungpinang Rony Widiatmoko mengatakan, sejauh ini pasukan Merah Putih narapidana Rutan Tanjungpinang masih terus melaksanakan agendanya yaitu bakti negeri merah putih narapidana dengan membuat bangunan Posyandu Lansia.

”Dua minggu proses pengerjaan sudah mencapai 40 persen, kemaren diresmikan sejak 1 Agustus lalu,” katanya Selasa (14/8).

Ronny menyebutkan, semoga niat dan tujuan mereka yakni para narapidana untuk meminta maaf langsung kepada masyarakat melalui bakti sosial ditengah-tengah masyarakat.

Ia juga mengharapkan program ini dapat terlaksana dengan baik sesuai rencana. ”Mereka mengerjakan bangunan posyandu sebagai bakti sosial di masyarakat dan sekaligus untuk meminta maaf,” sebutnya.

Ronny menuturkan, ia sebagai Pimpinan Rutan Tanjungpinang mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh Pegawai Rutan Tanjungpinang yang sudah bersedia menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu penyelenggaraan bakti sosial ini. Juga terima kasih banyak ia mengucapkan kepada pihak ketiga yg tidak mengikat dan telah bersedia menjadi donatur untuk membantu terlaksananya kegiatan ini.

Dalam pengerejaan Posyandu ini, 15 pasukan merah putih narapidana yang membangun, pasukan merah putih ini merupakan narapidana yang telah memenuhi persyaratan dan terlatih sebagai tukang bangunan atas kerja sama dengan mitra kerja.

Seperti Dinas Tenaga Kerja Tanjungpinang, Balai Latihan Kepri dan kerja sama yang baik pemerintah atau swasta yang telah dilakukan sejak Mei lalu. ”Mereka bekerja diluar Rutan maka kita tetap menjaga dan melakukan pengawasan, mereka ini sudah dilakukan seleksi sebelum mereka melakukan pembangunan posyandu,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here