Tagih Uang Listrik di Stan MTQ Provinsi

0
443
BUPATI Lingga Alias Wello memukul Bedug saat pembukaan MTQ Provinsi Kepri di Lingga, pekan lalu. f-istimewa/humas pemkab lingga

Tim Sapu bersih Tangkap Tersangka Pungli di Lingga

Tim Saber Pungutan Liar (Pungli) Polres Lingga mengamankan satu orang petugas yang diduga melakukan pungli, Kamis (10/5).

LINGGA – Tersangka berinisial IS (35) tersebut diamankan karena meminta uang dari penyewa stan-stan bazar di lokasi Musyabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VII Provinsi Kepri di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga.

IS merupakan pegawai PT Drydock (mitra PLN). Pihak PLN Rayon Dabo Singkep pun sangat menyayangkan penangkapan terhadap IS.

Punggutan yang dilakukan IS, sebenarnya adalah pembayaran dari pemasangan sementara sambungan listrik ke stan-stan yang disewa para pedagang di lokasi MTQ. ”Pungutan yang dilakukan IS, nantinya akan disetorkan kepada PLN. Kalau menurut kami ini bukan Pungli. Kami hanya membantu panitia MTQ menyambung aliran listrik untuk kebutuhan penerangan para pedagang di lokasi MTQ atas permintaan Camat Singkep Pesisir,” kata Supervisor Tehnik PLN Rayon Dabo Singkep, Mazli, Senin (14/5).

Baca Juga :  Pengurus FKPT 32 Provinsi Dilantik

Dikatakannya, pungutan yang dilakukan IS kepada para pedagang diketahui pimpinan PLN Rayon Dabo Singkep. Punggutan ini nantinya dibayarkan kepada PLN untuk membayar sambungan listrik sementara yang dipasang di lapak para pedagang.

Seharusnya memang pemasangan aliran listrik ini dilakukan setelah para pedagang membayar retribusi yang ditetapkan. ”Pihak kecamatan datang ke PLN meminta tolong agar ada kebijakan listrik dialiri terlebih dahulu, baru kemudian dilakukan pembayaran. Hal ini lah yang membuat PLN Rayon Dabo membuat kebijakan mengaliri terlebih dahulu listrik. IS hanya menghimpun dana dari pedagang untuk disetorkan ke PLN,” terang Mazli.

Kebijakan melewati prosedur pemasangan listrik sementara ini, dilakukan dalam rangka mensukseskan kegiatan MTQ. Jika melalui prosedur yang sebenarnya, sampai saat ini, listrik untuk kebutuhan pedagang tidak akan terpasang. ”Namanya juga kebijakan dan uang belum dibayarkan, tentu tidak ada kwitansi resmi yang dikeluarkan. Namun nomor register pemasangan sementara untuk pedagang sudah didaftarkan,” terangnya.

Baca Juga :  Pelajar Kepri Juara 2 Nasional

Atas kejadian ini, pihak PLN telah berkoordinasi dengan panitia MTQ ke-VII. Wakil Bupati Lingga, M Nizar, sebagai ketua panitia sudah menyatakan kesediaan membantu menjelaskan duduk persoalan kepada pihak kepolisian dari Polres Lingga. ”Mudah-mudahan ada titik temu atas persoalan ini. Petugas dari mitra perusahaan kami sekarang ini yang menjadi korban,” ucapnya.

Sementara itu, dalam pers rilis yang dilakukan Polres Lingga telah menangkap tangan IS karena diduga telah melakukan tindakan pungutan liar terhadap para pedagang di lokasi bazar MTQ ke-VII Kepri.

Hal ini disampaikan Wakapolres Lingga Kompol Iksan Sahroni didampingi Kasat Reskrim AKP Harnoko dan Kapolsek Singkep Iptu P Hanif saat konferensi pers. ”Tersangka bernama IS (35 ) salah seorang tenaga kerja dari PT Drydock yang merupakan mitra PLN unit Rayon Dabosingkep Sub Desa Lanjut Singkep Pesisir,” kata Ikhsan dalam jumpa persnya.

Baca Juga :  Kanpel Kemenhub Hambat Ekspor-Impor

Dikatakannya, pihak kepolisian dalam operasi tangkap tangan memperoleh barang bukti berupa sisa dana pungutan berjumlah Rp 7.756.000. Barang bukti lainnya berupa 1 lembar buku cacatan pembayaran dari stan bazar dan alat-alat kerja pemasangan listrik.

”Ada empat orang saksi dan semuanya sudah memberikan keterangan, termasuk Manajer Sub Rayon PLN Dabosingkep Zul Efendi. Tersangka dikenakan pasal 51 ayat 3 Undang-Undang No.30 tahun 2009 tentang Kelistrikan dengan ancaman 7 tahun penjara, pasal 368 KUHP serta pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara,” terang Ikhsan.(TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here