Tak pakai Masker Pengenda Kena Setop

0
543
Petugas mencatat hingga berikan surat teguran kepada pengendara sepeda motor yang tidak pakai masker.

TANJUNGPINANG – Masih ditemukan masyarakat Kota Tanjungpinang tidak mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 melanda di Kota Tanjungpinang.
Salah satunya tidak mengenakan masker saat berada diluar rumah. Ini diketahui saat razia masker berlangsung di persimpangan lampu merah Gerbang Bintan centre (Bincen), Jalan DI Panjaitan Km 9 Tanjungpinang, Selasa (6/10).

Razia masker dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang bersama Polri dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, serta Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang.

Pantauan awak media ini, kebanyakan pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan masker saat berkendara. Lalu, ada juga pengendara sepeda motor menggunakan masker tidak sampai menutup mulut hingga hidungnya.

Kondisi ini, membuat petugas yang tergabung dalam razia masker langsung menyetop hingga menegur pengendara tersebut.

Bagi yang tidak mengenakan masker, petugas langsung mengarahkan pengendara sepeda motor untuk menuju petugas yang mengeluarkan surat teguran.

Pengendara yang sudah melanggar Peraturan Walikota (Perwako) Tanjungpinang Nomor 44 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Tanjungpinang, menerima surat teguran dan dapat masker gratis.

Baca Juga :  Senin Depan, MTQ Kecamatan Tanjungpinang Timur Digelar

“Ada KTP. Mana KTP, ibu,” tanya Anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang yang akan mengeluarkan surat teguran buat pengendara sepeda motor tidak mengenakan masker.
Tak hanya identitas diri saja. Tapi, petugas juga menanyakan, kenapa pengendara tersebut tidak mengenakan masker.

“Saya buru-buru. Jadi, saya lupa pakai masker, ibu. Pak,” jawab salah satu pengendara sambil menunggu surat teguran yang akan ditandatanganinya.

Petugas hanya menyetop hingga minta pengendara untuk mengenakan masker terlebih dahulu dengan benar. Pasalnya, masker yang digunakan pengendara tersebut tidak sampai menutup mulut dan hidungnya.

“Pakai masker yang benar, ya ibu,” ucap teguran yang disampaikan salah satu Anggota Polri yang ikut razia masker.

Dalam kesempatan ini, kata Hantoni, Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (6/10), razia masker berlangsung di dua lokasi, yakni persimpang lampu merah depan Gerbang Bincen dan Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang. Selama razia masker, pihaknya menyediakan 2.000 makser yang akan dibagikan secara gratis buat pengendara tidak mengenakan masker saat berkendara, atau berada di luar rumah.

Baca Juga :  Tersedia 50 Tiket Kapal Gratis dari KKP

“Kita masih tahap teguran saja, kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker saat keluar rumah,” kata Hantoni sambil mengamati pengendara yang sedang melintasi di Jalan DI Panjaitan, Km 9 Tanjungpinang.

Apabila kedapatan lagi, kata dia, maka masyarakat yang tidak mengenakan masker akan dikenakan sanksi kerja sosial, seperti membersihkan sampah dan menyapu fasilitas umum atau publik selama 60 menit.

Masih juga tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19, masyarakat tersebut akan dikenakan denda administrasi sebesar Rp50 ribu. Sanksi pelanggaran tidak mematuhi atau menerapkan protokol kesehatan Covid-19 tertuang di Pasal 9 di Perwako Tanjungpinang Nomor 44 tahun 2020.

Sanksi tersebut, lanjut dia, berlaku buat pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Pertama, pelaku usaha akan diberikan teguran lisan atau tertulis.
Lalu, teguran selanjutnya dikenakan denda administraasi sebesar Rp150 ribu. Masih tidak diindahkan, atau diabaikan, maka petugas akan menghentikan sementara operasional usaha milik pelaku usaha tersebut sealama 7 (tujuh) hari.

Baca Juga :  BI Kampanyekan GPN di Pinang

Setelah itu, baru pencabutan izin usaha, apabila kedapatan lagi tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di tempat usahanya. Seperti menyediakan tempat cuci tangan, jaga jarak antara satu meja dengan meja lain, dan sebagainya.

“Nanti, bayar denda administrasi di tempat. Karena ada petugas khusus yang mengambil hingga pegang denda administrasi yang dibayar oleh masyarakat melanggar protokol kesehatan Covid-19,” terang dia.

Untuk menghindari sanksi hingga denda administrasi, ia sarankan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19, hingga menerapkan 4M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan).

“Setiap hari, kita (Satpol PP, red) rutin melakukan patroli bersama TNI-Polri dan stakeholder terkait. Seperti patroli di warung kopi, rumah makan dan tempat lainnya yang bakal banyak orang ngumpul,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here