Tak Rekam KTP-el, NIK Bakal Diblokir

0
437
Suasana saat masyarakat mengurus administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Rabu (10/10). F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Pemerintah akan memberikan sanksi keras untuk warga berusia 23 tahun ke atas yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Data kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan diblokir.

TANJUNGPINANG – Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang, Irianto, kemarin.

”Dirjen Kependudukan telah memutuskan jika di usia 23 tahun belum melakukan perekaman KTP, NIK akan diblokir,” kata Irianto.

Jika NIK diblokir, kata Irianto, masyarakat tersebut tidak bisa mendapatkan pelayanan yang berhubungan dengan kependudukan.

Baca Juga :  Nelayan Butuh Alat Tangkap dan Perahu

Karena NIK terdapat di KTP elektronik penting dalam mengurusi berbagai keperluan.

Apabila masyarakat yang berusia 23 tahun tidak melakukan perekaman sampai 30 Desember 2018 nanti, Disdukcapil Kota Tanjungpinang tidak akan segan-segan melaporkan hingga memberikan data ke Dirjen Kependudukan.

Sehingga Dirjen Kependudukan akan memblokir NIK milik masyarakat tersebut. Ia hanya memberikan toleransi kepada masyarakat yang sudah masuk usia 17 tahun sampai 23 tahun saja. Kalau sudah lebih dari 23 tahun, berarti masyarakat dengan sengaja untuk tidak melakukan perekaman KTP elektronik.

Baca Juga :  GCA Tanjungpinang Laksanakan Lomba Kayak Kano

”Kita buat efek jera kepada masyarakat yang tidak mau melakukan perekaman KTP elektronik,” tegas dia.

Sampai saat ini, masih ada sekitar 20 ribuan masyarakat yang belum melakukan perekaman maupun cetak KTP. Yang belum merekam KTP elektronik sekiytar 4 ribuan. Sedangkan sudah rekam, tapi belum memiliki KTP elektronik sebanyak 16 ribuan. ”Kita baru dapat blanko KTP elektronik sebanyak 1.500. Ya, tidak cukup memang,” terangnya.

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang ini, berharap kepada masyarakat untuk sadar melakukan perekaman KTP elektronik. ”Tinggal datang ke Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang langsung rekam. Tidak susah kok,” sebut dia.

Baca Juga :  Kalau Sudah Tiada, Baru Terasa

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang sudah melakukan perekaman KTP-el, namun KTP-elnya belum diterima, agar rajin mengeceknya di kantor Disdukcapil. Bisa saja datanya belum lengkap, dan harus melakukan rekaman ulang lagi. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here