Tanah Longsor Taman Gurindam Ditutup Terpal

0
493

TANJUNGPINANG – Material tanah longsor Taman Gurindam Tepilaut belum dibersihkan dinas terkait. Warga masih merasa takut kemungkinan datangnya longsor susulan saat hujan deras turun. Sebab, bukit yang sangat dekat dengan jalan raya tanahnya labil.

Jumat (14/12) malam, lokasi tanah longsor sudah ditutup terpal bantuan dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang.

Penutupan terpal bertujuan menghindari longsoran material susulan. Dan, material tidak jatuh langsung ke jalan raya.

Wanto, salah satu warga Tanjungpinang, berharap pemerintah harus serius mengatasi tanah longsor yang sudah terjadi di Taman Gurindam. Jangan sampai ada korban disaat tanah Taman Gurindam kembali longsor.

”Karena ini musim hujan. Kita khawatirkan tanah kembali longsor. Tapi, mudah-mudahan tidak,” harap dia.

Baca Juga :  Warga TPA Tersenyum, Segera Nikmati Listrik

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tanjungpinang, Hendri, mengatakan pemasangan terbal oleh tim BPBD Kota Tanjungpinang, untuk mencegah longsor saja. Sifatnya hanya sementara.

”Tanah bukit dekat jalan raya. Kalau kena hujan deras bisa longsor lagi. Karena itulah kita tutup terpal supaya tidak longsor lagi. Ini dilakukan sifatnya sementara,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tanjungpinang, Hendri, kemarin.

Terpal warna orange dipasang oleh tim gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tanjungpinang dan Provinsi Kepri serta polisi setempat pada Jumat (14/12) malam. Terdiri dari Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Kepri dan BPBD Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  KSOP Ingin Pelabuhan Dompak Dioperasikan

Pada saat pemasangan terpal, polisi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang langsung menutup akses jalan di sekitarnya. Tujuanya, agar pengendara tidak masuk di wilayah dianggap rawan.

Setelah terpal orange terbentang memanjang dari atas ke bawah, Dishub Kota Tanjungpinang bersama pihak kepolisian langsung memasang pembatas jalan dan garis line dibaur jalan. Ini salah satu tanda, agar pengendara untuk berhati-hati saat melintasi di jalan tersebut.

”Kita minta pengedara untuk berhati-hati disaat melintasi di daerah itu. Karena yang dikhawatirkan kembai longsor,” imbau dia.

Meskipun penanganan ada di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Hendri kembali meninjau hingga melihat kondisi di Taman Gurindam yang sudah ditutup terpal orange milik BPBD Provinsi Kepri, Minggu (16/12).

Baca Juga :  Albothyl, Obat Sariawan Tak Boleh Digunakan

”Kita hanya ngecek saja. Penanganan ini ada di Disperkim Kota Tanjungpinang. Tanya saja langsung dengan Pak Amrialis,” sebut Hendri.

Hingga berita ini terbit, Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, Amrilias belum memberikan keterangan. Karena handphone miliknya tidak bisa dihubungi oleh awak media ini. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here