Tanjungsauh-Babin Berpeluang Dibangun Bersamaan

0
737
MAKET rencana desain pembangunan Jembatan Babin. f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) akan dibangun bersamaan dengan Pelabuhan Tanjungsauh. Perusahaan yang akan membangun dua mega proyek ini pun kemungkinan satu konsorsium. Pelabuhan Tanjungsauh menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari Jembatan Babin.

Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Kepri, Brigjend Jamhur Ismail mengatakan, Jembatan Babin rencananya akan dibangun kontraktor swasta. Untuk membangun jembatan ini dibutuhkan biaya sekitar Rp 7,2 triliun. Swasta jika ingin mengembalikan modalnya, butuh waktu puluhan tahun.

”Swasta mana mau rugi. Mereka pasti menghitung-hitung. Kalau sampai modalnya kembali 25 atau 30 tahun, apa yang mereka harapkan,” ujar Jamhur kepada Tanjungpinang Pos di Gedung Daerah, baru-baru ini.

Baca Juga :  Tanpa Dokumen, Truk Diamankan BC

Karena itu, pembangunan Pelabuhan Tanjungsauh kemungkinan menjadi paket yang akan dibangun bersamaan dengan Jembatan Babin. Pelabuhan ini nantinya bisa dikelola bersama. Sehingga pihak swasta tersebut bisa mengembalikan modalnya lebih cepat. Apalagi, Tanjungsauh rencananya akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Ditanya apakah anggaran pembangunan Jembatan Babin dari APBN, Jamhur mengatakan, kemungkinan besar akan dibangun pihak swasta. Dan baru-baru ini investor asing sudah datang ke Kepri menyatakan niatnya membangun Jembatan Babin.

Ada juga perusahaan konsorsium nasional dan asing yang siap mengalokasikan anggaran ratusan triliun untuk tujuh paket proyek strategis di Kepri yang sudah disetujui Presiden RI Joko Widodo termasuk di dalamnya Jembatan Babin dan Pelabuhan Tanjungsauh.

Baca Juga :  Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kepri Melalui Kekuatan Konsumen

Saat ini, yang ditunggu adalah Kepres atau Perpres soal pembangunan 7 proyek strategis di Kepri tersebut. Pemprov Kepri juga akan membantuk tim pembebasan lahan Jembatan Babin dan Tanjungsauh bersama Pemko Batam dan Pemkab Bintan.

Titik pembangunan Jembatan Babin dimulai dari Batam dan melewati satu pulau. Panjang jembatan sekitar 7 kilometer dan panjang jalan pendukung jembatan ini sekitar 6 kilometer. Total yang akan dibangun adalah 13 kilometer.

Tim pembebasan lahan ini akan bekerja dan turun ke lapangan untuk menemui masyarakat yang tinggal di lokasi yang terkena pembangunan Jembatan Babin dan Pelabuhan Tanjungsauh tersebut.

Baca Juga :  Gadaikan BPKB, Dapat Modal Usaha dari UMi

Melalui pendekatan, diharapkan masyarakat bisa melepaskan tanahnya dengan biaya yang standar. Jangan terlalu mahal. Karena uang untuk pembebasan lahan itu nantinya tidak ditanggung pemerintah pusat atau pemerintah daerah. Melainkan akan ditanggung investor yang membangunnya. Rencananya pembangunan Pelabuhan Tanjungsauh Batam sudah digaungkan sejak 25 tahun lalu sebagai pelabuhan alih kapal. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here