Teken MoU, Bikin Agenda Pariwisata Bersama

0
594
FOTO bersama tiga kepala daerah usai meneken MoU di Kantor Wali Kota Batam, Senin (30/7).f-martua/tanjungpinang pos

Riau incar Turis kepri lewat batam dan karimun

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Provinsi Riau setiap tahun sekitar 500 ribu orang. Sedangkan jumlah wisman yang datang ke Provinsi Kepri sekitar 2 juta setahun dari lima pintu masuk turis.

BATAM – HAL ini juga yang menjadin Kepri sebagai pintu terbesar ketiga masuknya wisman ke Indonesia setelah Bali dan Jakarta. Sebagai tetangga, Riau ingin wisman yang masuk Kepri bisa masuk ke Riau. Salah satu kepala daerah di Riau yang memikirkan mendatangkan wisman ke daerahnya lewat Kepri adalah Bupati Siak, Syamsuar. Ia ingin turis dari Karimun dan Batam bisa masuk ke daerahnya. Untuk itu, kerja sama pun dilakukan. Kepala daerah Batam, Karimun dan Pemkab menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman terkait kerja sama bidang pariwisata di Batam, Senin (30/7).

Selanjutnya, teknis program yang akan dijalankan disiapkan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Namun kerja sama nanti akan terkait dengan promosi, kegiatan pariwisata bersama dan lainnya. Hadir pada penandatanganan MoU, itu Bupati Siak yang juga Gubernur Riau terpilih, Syamsuar, Wali Kota Batam HM Rudi dan Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Baca Juga :  Pemprov Usul Listrik Batam Naik

”Lewat MoU ini, kita harapkan dapat meningkatkan kunjungan wisman di daerah masing-masing, termasuk Siak. Kerja samanya promosi pariwisata dan mengembangkan event pariwisata, kebudayaan, dan sport tourism,” ujar Syamsuar.

Riau secara keseluruhan akan sangat terbantu dengan kerja sama ini untuk meningkatkan wisman. Wisman Riau diakui sekitar 500 ribuan setahun. Dengan demikian, diharapkan wisman di Batam akan masuk ke Siak.

”Kita harapkan, ribuan dari mancanegara, yang bisa masuk Kepri, bisa masuk Riau,” jelasnya.

Dijelaskannya, Siak punya agenda pariwisata juga. Seperti lomba perahu. Sementara lokasi wisata, ada wisata alam, termaksud sungai Siak, danau yang memiliki arwana dan wisata religi.

Ke depan, wisatawan ke daerahnya melalui Kepri akan semakin meningkat. Terlebih Malaysia juga diakui merespon ajakan Riau untuk kembali merekatkan hubungan serumpun. Mereka akan bertemu Mahatir Mohammad dan Anwar Ibrahim.

Baca Juga :  Bantu Nelayan Manfaatkan SDA Laut

”Nanti kami ingin mengajak Kepri untuk Malaysia. Kami sudah komunikasi dengan pemerintah yang baru di sana. Kami akan menemui Gubernur Kepri. Kalau kami nanti diterima, kami akan merencanakan mengembalikan Sijori (Singapura, Johor, Riau-Kepri),” harap dia.

Sementara Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengharapkan MoU dengan Batam dan Siak, akan memberikan manfaat. Terlebih Siak sudah ditetapkan sebagai cagar budaya Nasional. Dan Kepri sendiri, memiliki historis dengan Riau yang menaungi Siak. Demikian dengan Batam yang diharap bisa mengarahkan wisman ke daerahnya.

”Batam yang memfasilitasi sehingga kami dari Karimun bisa hadir di MoU ini. Ini tentang pengembangan ekonomi di bidang pariwisata. Kami menyambut baik kegiatan ini. Kita harapkan, ini akan membawa daerah lain di Riau dan kabupaten/kota di Kepri, ikut serta di kerja sama ini,” harap dia.

Untuk teknis penyelenggaraan MoU diakui akan dilakukan di Batam. Dalam teknis penyelenggaraan, akan sinergiskan program antara tiga daerah. Mulai kegiatan budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Pelantikan 170 Pejabat Terkendala Gubernur

”Sehingga kita akan mengundang saling mempromosikan. Rapat teknis nanti di Karimun sebagai tuan rumah. Untuk menyiapkan program bersama tahun 2019,” jelas Aunur.

Sementara Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan, MoU itu akan saling menguntungkan diantara daerah. Dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan di bidang pariwisata. ”Pengembangan di bidang pariwisata untuk meningkatkan ekonomi rakyat,” harapnya.

Karena itu juga dijelaskan alasan pihaknya untuk mempercantik wajah Batam, mulai dari jalan. Wisman di Batam akan didorong ke Siak dan Karimun. Dia optimis bisa melakukan, karena pihaknya sudah bicara dengan Singapura.

”Sebelumnya kami udah pertemuan di Singapura. Sudah sepakat dan akan MoU dengan Singapura. Nanti Siak akan membuka paket tiket diskon di sini. Nanti wisatawan di Batam, bisa diarahkan agar ke Siak dan Karimun juga,” janji Rudi.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here