Telkomsel Alihkan Kepemilikan 6.050 Menara ke Mitratel

0
220

BATAM – Telkomsel mengalihkan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi ke Mitratel. Peralihan itu merupakan aksi korporasi Telkomsel, untuk penataan portofolio bisnis. Dengan demikian, menara telekomunikasi milik Telkomsel, dialihkan kepada Mitratel. Pengalihan kepemilikan dilakukan bertahap, hingga akhir triwulan pertama tahun 2021.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dan Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko di Jakarta, minggu lalu. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) antara PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dengan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

“Ini untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel.,” kata Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro.

Baca Juga :  Kepri Segera Berdaulat di Laut

Telkomsel mendukung kesepakatan ini, untuk melanjutkan transformasi perusahaan yang sekaligus akan memperkuat penataan portofolio Telkom Group dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi yang dimiliki. “Kedepan, Telkomsel akan fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan,” harapnya.

Diakui, memperkuat ekosistem digital melalui ketersediaan layanan digital connectivity terbaik dan merata, merupakan strategi membangun digital. “Mengembangkan potensi layanan digital services dan digital platform terkini bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Setyanto.

Sementara Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko, menyampaikan aksi korporasi, sebagai strategi bisnis untuk meningkatkan kapabilitas dari sisi aspek infrastruktur telekomunikasi. ”Kami yakin bahwa pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel akan memperkuat bisnis Mitratel secara fundamental,” harapnya.

Baca Juga :  Investor Mulai Bangun Smelter

Wakil Menteri BUMN II RI Kartika Wirjoatmodjo lebih lanjut menjelaskan, kesepakatan antara Telkomsel dengan Mitratel untuk 6.050 menara ini menjadi satu langkah besar dari restrukturisasi portofolio Telkom Group. Ini juga menjadi bagian dari inisiatif pemerintah yang berupaya melakukan restrukturisasi BUMN dalam mengembalikan bisnis inti dari masing-masing perusahaan.

“Termaksud, menciptakan nilai tambah melalui struktur perusahaan yang lebih ideal,” harapnya.

Dengan demikian, Telkomsel akan fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia. Dana yang diperoleh dari transaksi ini akan dimaksimalkan untuk mengembangkan investasi dalam membangun ekosistem digital Telkomsel.

Baca Juga :  Menhub Cabut Izin 9 Perusahaan Lego Jangkar

“Dengan terus menjadi yang terdepan untuk menghadirkan konektivitas, layanan, serta platform berbasis digital yang customer-centric,” pungkas Setyanto.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here