Teluk Keriting Akan Direklamasi

0
965
BERMAIN: Anak-anak Teluk Keriting saat bermain di samping pompong yang bersandar di dekat rumah mereka. f-suhardi/tanjungpinang pos

Kawasan Teluk Keriting, Tepilaut akan direklamasi oleh Pemprov Kepri. Ini dilakukan untuk menata kawasan Teluk Keriting menjadi gerbang wisata Ibu Kota Provinsi.

Dompak – Hal ini diungkapkan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, usai rapat paripurna membahas Ranperda Retribusi Pajak Daerah, Rabu (22/3) di kantor DPRD Kepri, Dompak.

”Saya perhatikan memang perlu penataan rumah penduduk Teluk Keriting. Karena berada di depan pintu masuk Tanjungpinang. Nanti bisa kita jadikan kawasan multi objek wisata,” tegasnya.

Rumah penduduk akan dibangun berhadap-hadapan. Kawasan ini dibangun tempat kuliner dan shopping untuk turis. Bagian paling ujung perumahan nanti akan dibangun pagar beton.

”Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri, kota ini harus cantik,” kata Nurdin Basirun.

Nurdin juga mengakui kalau dinas terkait memang kurang koordinasi dengan masyarakat sekitar dan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, terkait rencana pembangunan kampung wisata di Teluk Keriting.

Baca Juga :  Grup Tanjungpinang Pos Buka Bersama Anak Panti

”Soal koordinasi saya pikir tidak masalahlah, Loh kita mau menata agar kawasan itu jadi bagus dan indah,” terang Nurdin

”Soal itu bisa kita bicarakan, kita duduk bersama nanti. Insha Allah, niat kita agar Tanjungpinang berapa tahun yang akan datang jadi kota cantik,” tambahnya.

Nurdin juga menyinggung soal kondisi Pulau Dompak saat ini. Menurut dia, Pulau Dompak masih banyak yang harus dibenahi. Pembangunan infrastruktur masih minim, maka lokasi ini jarang dikunjungi masyarakat.

”Seperti Pulau Dompak, saya sendiri melihatnya miris sekali. Kita ingin Tepilaut dan Dompak, ramai dikunjungi masyarakat 10 tahun yang akan datang,” tambah Nurdin
Untuk pembenahan kawasan Tepilaut, Teluk Keriting dan kawasan lain yang ada di sekitar, maka akan ada penimbunan.

Baca Juga :  Rutan Tanjungpinang Dilengkapi X-Ray

Hanya saja penimbunan tersebut Nurdin pastikan tidak berdampak buruk terhadap masyarakat sekitar khususnya Teluk Keriting.

”Kita pun paham hampir sebagian besar di kawasan itu mayoritas nelayan,” bebernya.

Jadi kalau dilakukan reklamasi pun, Nurdin sendiri sebagai kepala daerah dengan visi-misi pembangunan yang dia buat, menciptakan pembangunan yang ramah lingkungan, tentu memandang aspek lingkungan yang sehat dan tidak mengedepankan kepentingan tertentu.

”Saya paham, maka dari itu mohon sepenuhnya masyarakat mendukung dan doanya,” beber Nurdin.

Tokoh masyarakat Teluk Keriting, Ade Angga, melihat wacana Pemprov Kepri menjadikan Teluk Keriting jadi kampung wisata, merupakan konsep yang baik.

Baca Juga :  Raja Ariza Minta OPD Jalankan Kegiatan

Namun, masyarakat setempat minta agar tidak ada penimbunan di lokasi Teluk Keriting, bila Pemprov Kepri ingin mempercantik kawasan tersebut.

”Masyarakat minta jangan sampai ada penimbunan di lokasi Teluk Keriting,” tegas Ade Angga.

Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang ini, membeberkan masyarakat sangat merespon wacana baik Pemprov Kepri. Tapi, nelayan setempat minta agar Pemprov tetap memperhatikan masyarakat nelayan. Karena, warga di sana mayoritas sebagai nelayan, hidupnya di laut.

”Kita juga minta kepada Pemprov Kepri, pekerja yang di pujisera dan shopping nanti, baiknya masyarakat setempat. Baik masyarakat Teluk Keriting di pesisir maupun di darat,” harapnya.(SUHARDI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here