Terganggu Tiang Reklame dan Rumah

0
801
PERLEBAR DRAINASE: Alat berat diturunkan untuk menggali parit di Jalan Pemuda. Parit ini diperlebar untuk mengatasi banjir di sana. F-suhardi/tanjungpinang pos

Melihat Pembangunan Pengendali Banjir Jalan Pemuda

Arus lalu lintas Jalan Pemuda Tanjungpinang sedang terganggu. Itu karena ada pekerjaan perluasan drainase di sana. 

TANJUNGPINANG – RUPANYA, proses pengerjaan itu tak semudah yang dibayangkan. Di sepanjang jalur pelebaran drainase itu banyak halangan seperti papan reklame, kabel hingga pipa air.

Pihak kontraktor pelaksana PT Jaya Kencana Sarana sebagai perusahaan pengerjaan pembangunan pengendali banjir di Jalan Pemuda pun nampak berhati-hati menggali parit itu.

Ditempatkan juga beberapa pekerja yang memberi laluan kepada pengguna jalan agar mereka berhati-hati. Sementara pekerja lain nampak sibuk dengan tugasnya masing-masing, Kamis (6/4) kemarin.

Saat itu, pekerja sedang membersihkan sampah dan melebarkan parit menggunakan alat berat di depan SMAN 4 Tanjungpinang tersebut.

Tak hanya sampah yang dibersihkan, tetapi air yang masih tergenang di dalam parit juga disedot menggunakan mesin Robin hingga kering. Sehingga para pekerja bisa mengecor dinding dan lantai parit menggunakan semen yang dicampur batu dan pasir.

Baca Juga :  Mabuk, Tabrak Pohon, Langsung Tewas

Sebelum dinding setinggi dan lebar 1,5 meter dicor, para pekerja terlebih dahulu merakit besi yang diikat dengan kawat serta mengecat papan berwarna hitam yang sudah dirakit.
Pengerjaan proyek ini menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017 sebesar Rp 7.999.165.000.
Humas PT Jaya Kencana Sarana, Solihin mengatakan, pihaknya sudah selesai mengerjakan box cover beton yang berada di persimpangan tiga Jalan Pemuda.

Saat ini, pihaknya sengaja tidak melanjutkan pengerjaan box cover beton tersebut sebab, ada papan reklame serta rumah makan dan rumah masyarakat di sekitar pembangunan pengendalian banjir tersebut.

”Kita sudah koordinasi dengan dinas terkait masalah kepemilikan papan reklame tersebut. Semua dinas terkait tidak tahu siapa pemilik papan reklame itu. Tapi, kata Pak Riono dikerjakan saja,” kata Solihin kepada Tanjungpinang Pos di Jalan Pemuda.

Sambil menunggu kejelasan siapa pemilik papan reklame tersebut, para pekerja melakukan pengecoran lantai dan dinding parit yang berada di depan SMAN 4.

Baca Juga :  Nazal: Kita Dirampok Wasit

Sebelum dicor menggunakan semen yang dicampur pasir dan batu, pekerja membuang air yang masih tergenang di dalam parit.

Di sela itu, pekerja juga merakit besi yang menjadi bahan utama pengecoran lantai dan dinding parit tersebut.

”Kita kerjakan dulu parit di depan SMAN 4 Tanjungpinang. Setelah selesai pengerjaan ini, baru kita kerjakan parit di seberangnya,” ucap dia sambil menunjukkan para pekerjanya yang sedang bekerja.

Ia menargetkan, 2-3 minggu selesai pengerjaan parit di depan SMAN 4 Tanjungpinang. ”Mudah-mudahan cepat selesai,” terangnya.

Saat berlangsung pengerjaan parit tersebut, ia memiliki kendala. Kendala yang dihadapi adalah pipa PDAM dan kabel Fo Feeder milik Telkomsel dan Telkom.

”Alhamdulillah kita sudah bongkar pipa PDAM dan kabel fo feeder. Karena kita sudah melakukan koordinasi dengan mereka,” sebutnya.

Baca Juga :  Kontraktor Jangan Tilap Volume Proyek

Hal ini dibenarkan Direktur PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik saat dikonfirmasi oleh awak media ini.

”Ya, kita sudah melakukan koordinasi dengan mereka hingga pemerintah,” kata Abdul Kholik.

Terganggunya pengerjaan pembangunan pengendalian banjir di Pemuda, pihaknya langsung angkat pipa air bersih yang mengalir ke rumah masyarakat.

”Alhamdulillah, pipa yang diangkat tidak mengganggu pelanggan kita. Karena kita belum punya pelanggan menggunakan pipa tersebut,” terangnya sambil menyarankan untuk tanya dengan bidang teknik PDAM Titra Kepri.

Ini senada dengan apa yang disampaikan Bidang Teknik PDAM Tirta Kepri, Wahyu saat menghubungi jurnalis ini.

”Kami selalu koordinasi dengan mereka dan pemerintah. Pipa di depan SMA 4 belum ada pelanggan. Setelah selesai pengerjaan, kita akan kembali pasang pipa tersebut,” singkatnya.(ANDRI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here