THR Dewan Batam Rp4 Jutaan

0
301
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, saat memimpin papat Paripurna DPRD beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – Sekretariat DPRD Batam, mengungkapkan Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima anggota dewan, paling tinggi hanya Rp5jutaan untuk ketua. Sementara untuk Wakil Ketua dan anggota DPRD Batam, THR hanya Rp4 juta. Sehingga jika ditotal THR untuk 50 anggota DPRD Batam, termaksud unsur pimpan, jumlahnya Rp205.350.600.

Bendahara DPRD Batam, Rusli didampingi Humas Sekwan, Taufik, Senin (4/6) mengungkapkkan jumlah THR itu. Jumlah itu disebutkan sesuai peraturan pemerintah, kemudian peraturan menteri keuangan (PMK). Kemudian dipertegas surat keputusan Mendagri yang ditujukan ke Gubernur dan Bupati/Wali Kota.

”THR Ketua, Rp5.380.000. Itu sesuai ketentuan, gaji pokok 2.100.000, tunjangan anak Rp294ribu dan tunjangan jabatan 3.045.000. Dipotong pajak 258 ribu,” bebernya.

Ketentuan itu diakui menyebutkan jika THR DPRD didasarkan pada gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan tunjangan jabatan. Sehingga berdasarkan ketentuan itu, angka THR dewan diajukan. Dimana selain Ketua dewan, Wakil Ketua juga mendapat THR, dengan total, 4.300.200.

”Anggota dewan mendapat tunjangan Rp4.079.250?. Jadi yang akan dibayarkan, hak yang melekat untuk ketua, wakil dan anggota. Sudah diajukan ke Pemko, tapi belum dibayarkan,” imbuhnya.

Dibeberkan jika total anggota dewan Batam atau 50 orang, maka total tunjangan sekitar Rp205.350.600. Jumlah itu sudah dipotong pajak. Sementar untuk gaji ke-13, diakui belum dibayarkan. Rencana pembayaran gaji ke-13, dilakukan awal Juli 2018. Anggarannya diakui sudah dialokasikan di APBD. ”Itu bersih setelah dipotong pajak,” sambungnya.

Sementara untuk pegawai Pemko Batam, total THR yang akan dibayarkan, sekitar Rp 56 miliar. Angka ini didapat dari total gaji pokok plus TKD. Jumlah tersebut dirinci yakni, dari gaji pokok yang dibiayai pusat melalui Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 25 miliar.

Sementara pembayaran komponen TKD yang menyertai THR, Pemko Batam merogoh kantong lebih dalam sebesar Rp 31 miliar. ”Sejatinya yang jadi urusan Pemko sekarang adalah tunjangan kinerja. Karena tunjangan ini kan baru tahun ini masuk THR,” ucap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batam, Abdul Malik. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here