Tiga Bandar Narkoba Diringkus Polisi

0
1071
Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali (kiri) menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang berhasil mereka amankan.f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Peredaraan norkoba di Ibu Kota Provinsi Kepri Kota Tanjungpinang tidak pernah habis-habisnya. Satres Narkoba Polres Tanjungpinang kembali membekuk tiga orang peredar narkoba. Ketiga tersangka diantaranya berinisial MS (37), AKH (37) dan AR (35). Berat sabu-sabu yang berhasil diamankan 8,94 gram.

Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengatakan penangkapan ketiga tersangka narkoba ini merupakan hasil dari Operasi Pekat Seligi yang digelar mulai tanggal 17 Mei 2018 hingga 6 Juni 2018.

”Ada tiga orang yang kami amankan pada operasi Pekat seligi. Lokasi berbeda-beda,” katanya, Sabtu kemarin.

Efendri mengungkapkan, tertangkapnya ketiga pelaku narkoba ini berawal dari informasi masyarakat di wilayah yang berbeda sering menggunakan dan mengedarkan narkoba. ”Atas informasi itu kemudian anggota Sat Narkoba Polres Tanjungpinang langsung melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut,” sebutnya.

Baca Juga :  Lima Bus Bantuan Segera Beroperasi

Lanjutnya, tersangka berinisial MS (37) diamankan pada saat tersangka naik sepeda motor. Ia menyimpan narkoba jenis sabu seberat 2,26 gram di dalam kotak rokok. Untuk mengelaboi polisi tersangka MS melempar kotak rokok isi sabu-sabu di Jalan Akasia Kelurahan Tanjungpinang Timur Kecamatan Bukit Bestari, sekitar pukul 22.30, Senin (21/5).

”Dari tangan tersangka diamankan barang bukti sabu-sabu dan juga mengamankan handphone merek Xiomi berwarna hitam dan sepeda motor merek Yamaha Xeon warna putih BP 4635 WJ,” tuturnya.

Tersangka AKH (37) yang sudah menjadi TO, saat melintas menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Perumahan Suka Jaya langsung diamankan sekitar pukul 00.30, Sabtu (2/6). ”Saat kita memeriksa badan tersangka ini tidak ditemukan barang bukti sabu,” jelasnya.

Baca Juga :  Lanud RHF Santuni Anak Yatim Piatu

Sambung dia, sehingga anggota Sat Narkoba Polres Tanjungpinang langsung melakukan penggeledahan dirumah tersangka AKH di dalam rumah tersangka sehingga ditemukan satu buah dompet hitam yang isinya gulungan kertas putih yang di dalamnya dua paket sabu seberat 1,59 gram.

”Tidak hanya itu, kami juga mengamankan barang bukti berupa Boong atau alat hisap sabu, plastik bening, timbangan digital, dan handphone di dalam dompet tersebut,” ungkapnya.

Selanjutnya untuk tersangka berinisial AR (35) diamankan karena kedapatan sedang membawa narkoba jenis sabu, sehingga pada saat dilakukan pemeriksaan di badan tersangka di temukan satu paket sabu seberat 5,09 gram dibungkus tisu didalam kotak rokok, di Jalan Wiratno, sekitar pukul 17.45, Selasa (5/6).

”AR ternyata kurir narkoba jenis sabu yang melancarkan aksinya di wilayah Hukum Sat Narkoba Polres Tanjungpinang,” tuturnya.

Baca Juga :  Wali Kota Tolak Rencana Pemprov Reklamasi Tepilaut

Kasat membeberkan, tersangka AR yang diamankan dengan barang bukti 5,09 gram mengaku sabu tersebut milik orang lain, dengan upah sekali antar Rp1 juta sampai Rp2 juta. ”Dari hasil pemeriksaan tersangka, dirinya mengaku disuruh oleh bandar narkoba untuk mengantar sabu,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, AR berprofesi sebagian kurir narkoba sudah 6 bulan lamanya. Saat ini dari pengakuan dan pemeriksaan tersangka, Sat Narkoba sudah mengetahui keberadaan siapa orang menyuruh mengantarkan narkoba.

”Kita terus memburu para pengendar narkoba. Kami akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini, siapa yang menyuruh tersangka,” pungkasnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here