Tingkatkan Pelayanan Pembuatan KTP-el

0
376
Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma saat meninjau pelayanan di Dinas Kependudukan beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

MBS. YTH Dukcapoil Kota dan DPRD Kota Tanjungpinang. Saat pemilu 2019 SUket sudah tidak berlaku lagi. Jadi Dukcapil harus membuat servise level pembuatan KTP-el dari mulai rekaman hingga jadi. Dan DPRD juga harus menggunakan fungsi kontrol dan pengawasanya jangan seperti saat ini saling menyalahka. Masyarakat juga tidak bngung dengan kondisi seperti ini karena pasti berulang jika aa Pilkada, Pileg, Pemilu. Dukcapil berapa hari KTP-el bisa jadi dari mulai rekaman sampai selesai dan bisa ambil??08117776750

TANGGAPAN:
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang terus mengebut proses perekaman dan pencetakan KTP-el.

Hingga saat ini jumlah warga yang belum melakukan perekaman mencapai 8.025 jiwa. Kementerian memberikan deadline hingga akhir Desember ini, semua masyarakat yang sudah berumur 17 tahun ke atas harus memiliki KTP-el. Paling tidak sudah melakukan perekaman KTP-el.

Baca Juga :  Kok masih Berobat ke Singapura?

Berdasarkan data per Juli 2018, masyarakat masuk dalam kategori wajib KTP sebanyak 156.447 jiwa. Masyarakat yang sudah melakukan perekaman sekitar 148.422 jiwa. Belum melakukan perekaman KTP-el elektronik sekitar 8.025 jiwa. Sementara, masyarakat yang sudah memiliki KTP elektronik sekitar 142.074 jiwa.

Selain masih ada sejumlah warga yang belum memiliki kartu identitas, perekaman juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak politiknya pada pemungutan suara pemilihan umum (pemilu) tahun 2019.

KKita terus sosialisasikan ke masyarakat, dan juga menerapkan cara jemput bola guna memudahkan masyarakat agar mau datang melakukan perekaman KTP.

Sosialisasi juga akan dilakukan ke sekolah-sekolah agar pelajar yang sudah berumur 17 tahun ke atas, untuk melakukan perekaman KTP.

Baca Juga :  Siswa SD/SMP Sudah Bawa Motor

Sistem sekarang data perekam KTP elektronik, tidak bisa dicek hingga dilihat per bulan. Tapi, Disdukcapil Kota Tanjungpinang bisa memiliki data tersebut setelah enam bulan. Karena yang memiliki Data Konsulidasi Bersih (DKB), adalah pemerintah pusat.

Petugas Disdukcapil Kota Tanjungpinang, melayani masyarakat yang melakukan perekaman sekitar 60 orang per hari. Dari 60 orang, diperkirakan 15 orang masuk kategori data biometrik, 45 orang langsung masuk ke selver pusat.

Kita terus ingatkan kepada masyarakat, bagi yang belum melakukan peremakan silahkan melakukan peremakan.

Untuk perekaman KTP juga bisa dilakukan di Kantor Camat Tanjungpinang Barat dan Kantor Disdukcapil. Proses pembuatan KTP-el juga tidak berbelit-belit lagi.

Pelayanan mengurus KTP elektronik bisa selesai hitung menit. Pasalnya, sistem KTP elektronik sudah canggih menggunakan Siak 7.

Baca Juga :  Makam Penuh Ilalang

Dengan hitungan 5-10 menit, masyarakat sudah memiliki KTP elektronik. Tapi, dengan catatan tidak ada gangguan signal. Cetak KTP elektronik tergantung pada signal. Kalau tidak ada signal, petugas Disdukcapil Kota Tanjungpinang tidak bisa cetak KTP elektronik milik masyarakat.

Jangankan untuk cetak. Untuk merekam saja terganggu. Karena semua ini tergantung signal dan signal.

Kita Disdukcapil Kota Tanjungpinang bisa mencapai target yang diberikan Dirjen Kependudukan terkait perekaman KTP elektronik. Kita masih punya stok 1.000 blanko KTP elektronik. Ini sudah kita sampaikan ke Disdukcapil Provinsi Kepri. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, blanko KTP elektronik kita bertambah. Kita tunggu saja.(dri)

Irianto,
Kadisdukcapil Kota Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here