TNI-AL Panen Tangkapan Kapal Asing

0
616
KAPAL Ikan Asing (KIA) yang diamankan Lanal Ranai ditahan di Pelabuhan Fas Labuh TNI AL Selat Lampa Natuna, Senin (22/10). f-istimewa/humas lanal ranai

Natuna – TNI-AL panen tangkapan kapal asing yang berlayar di perairan Indonesia tanpa izin lengkap. Lanal Tanjungbalai Karimun mengamankan satu unit kapal berbendera Mongolia, MV. Jolly Rover di perairan Indonesia, Sabtu (20/10) lalu.

Dugaan pelanggarannya adalah tidak memiliki surat izin pelayaran, kemudian dokumen manifest nihil, dokumen crew list juga nihil.

Di perairan Natuna, Lanal Ranai menerima tiga Kapal Ikan Asing (KIA) yang ketahuan mencuri ikan di perairan Natuna. Tiga kapal itu ditangkap bulan ini.

Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan mengatakan, dirinya kembali menerima berkas perkara dan barang bukti satu unit KIA dari KRI Wiranto – 379 di Fas Labuh TNI AL Selat Lampa, Senin (22/10). Barang bukti yang diterima berupa satu unit kapal dengan nomor lambung BV 98299 TS ukuran 109 GT. Nakhoda kapal bernama Bui Thanh Dun dengan ABK sebanyak 17 orang. Kapal ini dari Vietnam.

Baca Juga :  Wajah Baru Dominasi DPRD Tanjungpinang

”Ini yang ketiga kalinya KRI Wiranto menangkap KIA dalam bulan ini. KRI Wiranto dalam misi operasi Benteng Sagara Udhaya 18 di bawah kendali Operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I di Natuna terus bekerja menjaga laut kita,” jelas Danlanal, kemarin.

Sebelumnya pada 13 Oktober 2018 lalu KRI WIR – 379 menangkap dua buah KIA di perairan Natuna dan diserahkan kepada Lanal Tarempa. Kemudian pada tanggal 15 Oktober kapal itu kembali menangkap KIA yang diserahkan proses penyidikannya ke Lanal Ranai. Dan yang ketiga kalinya pada Minggu tanggal 21 Oktober 2018 pukul 08.57 WIB KRI Wiranto – 379 telah mengejar, menangkap dan memeriksa terhadap satu KIA lagi pada posisi 02°51’896″ U – 110°08’175″ T atau di perairan Laut Natuna Utara.

Baca Juga :  Jokowi-Amin Unggul Sementara Versi KPU

Kapal ikan asing itu diduga tidak memiliki dokumen yang sah. Kapal tersebut kemudian dikawal menuju ke Selat Lampa untuk diserahkan kepada penyidik Lanal Ranai.

”Nakhoda dan ABK kita bawa ke Lanal untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Turut hadir pada acara serahterima berkas perkara itu Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla), Laksamana Pertama (Laksma)TNI Irvansyah karena ia ikut on board di KRI Wiranto 379. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here