Toponimi Kampung dan Jalan Dibukukan

0
1592
GUDANG MINYAK: Nama Jalan Gudang Minyak yang memiliki sejarah sejak zaman Belanda. F-WAHYU GUSTIANTO/TANJUNGPINANGPOS

Tanjungpinang – BUKU berjudul Toponimi Kota Tanjungpinang telah diterbitkan Badan Perpustakaan Arsip dan Museum Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Buku itu hasil penelitian dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, Rendra Setyadiharja S Sos MIP.

Di dalam buku Toponimi itu, Rendra menyusun sejarah tentang sejarah asal usul nama kampung dan jalan di Tanjungpinang.

”Penelitian penamaan itu, saya melibatkan tokoh masyarakat yang mengerti tentang sejarah penamaan kampung dan jalan di Tanjungpinang,” ujar Rendra, Kamis (16/2).

Nama-nama tokoh yang dimaksud, seorang maestro pantun Kota Tanjungpinang Datuk Ali Achmad atau lebih dikenal dengan Alipon, dan ada juga Wan Tarhusin.

Baca Juga :  1.357 Mahasiswa Ikuti PKKMB

Penamaan kampung yang bersejarah itu, diantaranya Kampung Bukit atau Bukit Cermin, Kampung Tambak, Gudang Minyak, serta Tanjung Buntung.

Sedangkan penamaan jalan, yaitu Jalan Batu Kucing, Jalan Tambak, Jalan Pantai Impian, Jalan Bakar Batu serta Jalan Pancur.

”Nama-nama kampung dan jalan itu bukanlah sebuah rekaan belaka, namun memiliki latar belakang sejarah yang melekat,” sebutnya.

Seperti penamaan Jalan Pantai Impian, menurutnya, melalui penuturan Datuk Alipon sebelumnya Jalan Pantai Impian dahulu bernama Tanjung Hong Khiang.

Karena keindahan alam pantainya. Tanjung Hong Khiang ramai dikunjungi dan menjadi tempat impian bagi kaum muda untuk bersantai di masa itu.

Baca Juga :  Mahasiswa Stisipol Diedukasi Cara Melihat Makanan Kedaluwarsa

”Impian itu akhirnya menjadi sejarah berubahnya Tanjung Hong Khiang menjadi Pantai Impian hingga saat ini,” jelas Rendra.

Penamaan lainnya, Seperti Jalan Gudang Minyak menurut tokoh masyarakat Abdul Karim Ahmad lokasi jalan itu merupakan tempat berdirinya gudang untuk menyimpan persedian minyak milik Belanda.

Gudang minyak itu, lanjutnya, menurut Abdul Karim Ahmad dahulunya untuk kebutuhan bahan bakar mesin pembangkit listrik, yang berlokasi dikantor PLN Jalan Bakar Batu yang terlihat saat ini.

Banyak lagi sejarah asal usul nama kampung dan jalan yang unik di Tanjungpinang. Sejarah itu kini tertulis lengkap pada buku Toponimi, yang disusunnya bersama seorang rekannya Yoan Sutrisna Nugraha.

Baca Juga :  Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Jumat Bersih

”Penelitian itu memakan waktu satu bulan lebih, dengan menggali informasi dari masyarakat,” ungkapnya.

Rendra akan menyebarkan buku itu ke sekolah-sekolah dari SD hingg hingga ke perguruan tinggi untuk dibaca dan dikaji oleh mahasiswa.

”Semoga buku Toponimi bermafaat bagi masyarakat luas,” katanya.(ADLY BARA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here