TPID Gelar Operasi Pasar Hingga Jumat

0
158
Sekda Batam Jefridin sedang melihat penjualan ikan di pasar, belum lama ini. F-ISTIMEWA/Irwansyah putra
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar operasi pasar jelang Natal dan tahun baru. Operasi pasar akan digelar di sembilan kecamatan mainland, 11 sampai 13 Desember 2019.

BATAM – Operasi pasar TPID di hari pertama ini akan dimulai pukul 08.30. Dan dijadwalkan selesai tengah hari. ”Hari pertama kita gelar di Kecamatan Batuaji dan Sagulung. Kecamatan Batuaji diadakan di Perum Taman Lestari Kelurahan Kibing. Sementara Kecamatan Sagulung di depan kantor camat,” kata Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin.

Kemudian pada hari kedua, Kamis pagi, pasar TPID diadakan di Pasar Niaga Mas Batam Kota dan depan Kantor Camat Bengkong. Sedangkan siang harinya, pukul 13.30-16.30, operasi pasar digelar di Kaveling Senjulung Kelurahan Kibing Nongsa dan sebelah Masjid Nurul Falah Kelurahan Tanjungsengkuang Batuampar.

Selanjutnya pada Jumat pagi, pasar TPID dilaksanakan di lapangan bola depan Masjid Syuhada Nurul Sulton Kelurahan Seilekop Sagulung dan Pasar Fanindo depan BNI Tanjunguncang Batuaji. Siang harinya di lapangan bola Bida Ayu pintu 2 Kelurahan Mangsang Seibeduk dan Perum Viktoria depan Hotel Merlion Sekupang.

”Produk yang dijual itu ada beras Bulog, gula, daging sapi beku, telur, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kentang, sayur mayur, ikan, mentega, tepung, minyak goreng, susu,” papar Jefridin.

Ia mengatakan operasi pasar ini sebagai bentuk upaya TPID mengintervensi harga pasar. Sehingga bisa menekan laju inflasi Kota Batam khususnya di akhir tahun. Serta menyediakan komoditas pangan dengan harga distributor kepada masyarakat.

”Semua masyarakat boleh berbelanja di operasi pasar TPID ini. Tidak ada pakai kupon,” kata Jefridin yang juga Ketua Harian TPID Kota Batam.

Sementara Asisten Ekbang Pemko Batam, Pebrialin mengatakan, operasi pasar TPID, untuk mengantisipasi inflasi, menyambutan natal dan tahun baru. ”Info BPS Batam, bahwa empat bulan terakhir, Batam mengalami deflasi. Artinya inflasi di bawah 0 ataupun minus. Ini perlu kita jaga,” kata Pebrialin.

Disebutkan, beberapa hari lalu dari laporan yang diterima, harga telur saat ini sudah naik, dari biasanya Rp 28 ribu per papan. ”Harga cabai pun berpengaruh saat ini. Tapi kiat bersyukur di Batam. Cabai hijau mengusai pasar Batam yang bersumber dari Barelang, mencapai 40 hingga 60 persen,” terangnya. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here