Turis Bakal Terkejut Lihat Kampung Baru

0
718
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat peresmian Pelantar Nelayan di Kampung Baru, Desa Sebong Lagoi, Bintan, Kamis (4/10) kemarin. f-istimewa/humas pemprov batam

BINTAN – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak semua pihak untuk dapat menjaga keindahan dan pesona alam yang ada di Kepri. Caranya, kelola dengan benar, tambah yang kurang dan jangan rusak lingkungan sekitar.

”Karena alam adalah aset bagi kita. Jangan dirusak. Tapi kembangkan dan terus diperindah,” ujar Nurdin saat meresmikan Pelantar Nelayan di Kampung Baru, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Kamis (4/10) pagi.

Menurut Nurdin, Bintan ini indah dengan kekayaan alam yang melimpah. Seperti kawasan Kampung Baru ini yang menurut Nurdin masih hijau dan asri. ”Kalau wisatawan masuk ke sini pasti akan terkejut melihat laut dan pantai serta hijaunya alam sekitar,” tambah Nurdin.

Untuk itu Nurdin mengajak semua masyarakat di Kampung Baru untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke laut. Nurdin berharap, dengan adanya pelantar nelayan yang diresmikan ini dapat menjadi sarana untuk mempermudah warga di pesisir untuk melaut dan menambatkan perahunya.

Baca Juga :  KPK Warning Dua OPD Pemprov

”Semoga pelantar dapat digunakan dengan maksimal dan dijaga dengan baik,” harap Nurdin.

Sementara itu, mewakili masyarakat setempat Johan menyampaikan ucapan terimakasih atas kesediaan Gubernur untuk meresmikan pelantar nelayan. Johan juga menceritakan Kampung Baru ini merupakan sisa perkampungan yang masih ada di pembangunan Kawasan Lagoi dan berdiri sejak Tahun 1965 silam.

”Alhamdulillah kami sampaikan atas kedatangan bapak Gubernur, kami senang sampai saat ini kampung kami masih diakui di Kepri dan tetap diperhatikan,” ujar Johan.

Adapun pelantar yang diresmikan berasal dari program alokasi Dana Desa sebesar Rp128 juta yang mana sebesar Rp15 juta-nya sendiri berasal dari dana swadaya masyarakat.

Pelantar dibangun dengan material kayu sepanjang 253,5 meter dengan lebar 2 meter dengan ujung pelantar berbentuk T seluas 3×1 meter yang telah selesai sejak awal Agustus lalu.

Setelah meresmikan pelantar nelayan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama masyarakat, bertempat di tepi pantai Gubernur menyantap kue dan kacang rebus yang disediakan masyarakat sembari membuka diskusi ringan bersama masyarakat.

Baca Juga :  Pembunuh Pegawai BNN Ditangkap di Batam

Salah satu masyarakat menyampaikan keinginan agar akses jalan masuk yang selama ini dilalui sepanjang 3 Km yang masih berbentuk tanah agar dapat dilakukan semenisasi agar jika kondisi hujan tidak rusak dan dapat dilalui dengan lancar.

Karena selama ini ada akses lain juga melalui kawasan Hotel Bayan Tree namun masyarakat tidak ingin terus menerus merepotkan petugas di sana karena harus menelepon jika ingin masuk karena ada portal buka tutupnya.

Kemudian masyarakat yang mewakili nelayan setempat juga berharap agar Pemerintah Provinsi Kepri dapat memberikan bantuan terkait alat nelayan yang kurang seperti perahu dan alat tangkap.

Nurdin merespon terkait pertanyaan tersebut bahwa pemerintah akan tetap menampung aspirasi tersebut untuk kemudian dirangkum dengan dinas terkait.

”Kita akan tindak lanjuti tapi kita juga tetap berpedoman dengan koridor hukum dan aturan agar tidak menyalahi,” ujar Nurdin.

Baca Juga :  Nurdin Cari Solusi Permanen Air Bersih

Lepas Tukik
Sebelum meninggalkan lokasi, Nurdin bersama rombongan lanjut berjalan kaki sepanjang 300 meter menuju pesisir pantai tepatnya di kawasan konservasi penyu Lagoi Indah.

Di sana Nurdin berkesempatan melepas 20 ekor tukik secara simbolis bersama warga setempat yang mana konservasi ini telah berdiri sejak Tahun 2003 dan telah melepas tukik sebanyak lebih kurang 6.000 ekor hingga saat ini.

”Semoga kegiatan ini dapat terus rutin berjalan, jage laut yee jangan buang sampah sebarangan,” pesan Nurdin

Nurdin juga yakin jika komunitas seperti ini dapat konsisten maka legiatan pelepasan tukik bisa menjadi ivent yang menarik.

”Harus dikelola dengan baik agar dapat meningkatkan pesona pariwisata serta mengundang wisatawan,” ujar Nurdin. (mas/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here