UMRAH dan Geopark Belitong MoU

0
526
REKTOR UMRAH Prof BDr Agung Dhamar Syakti (kedua dari kanan) saat menyaksikan proses penandatangan MoU dengan pihak BP Geopark Belitong. f-istimewa

Tingkatkan Peran Tri Dharma Perguruan Tinggi

TANJUNGPINANG – Dalam rangka memenuhi unsur dan peran Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) bersama Badan Pengelola Geopark Belitong tandatangani Nota Kesepakatan (MoU) di Belitung, Kamis (3/9).

Penandatanganan nota kesepakatan bersama disaksikan oleh Menteri PPN/ Kepala BAPPENAS RI Suharso Monoarfa itu, dilakukan langsung oleh masing-masing pucuk pimpinan yakni Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA dan Ketua BP Geopark Belitong, Yuspian Djapani, S.Sos.

Prof Agung Dhamar Syakti menjelaskan, bahwa kerja sama yang dijalindalam lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Baca Juga :  BEM UMRAH Launching Kabinet Asa Maritim

”Benar, hari ini di Belitung kita telah tandatangani nota kesepakatan bersama dengan BP Geopark Belitong dan disaksikan langsung oleh Menteri PPN/ Kepala BAPPENAS Bapak Suharso Monoarfa. Kerjasama yang kita jalin merupakan kerjasama dalam lingkup Tridharma Perguruan Tinggi. Tentunya akan bermanfaat dan memiliki dampak yang luar biasa dalam peningkatan kualitas SDM kita,” tuturnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan dan Bupati Belitung Sahani Saleh.

Sekedar menambahkan, belum lama ini UMRAH juga menerima hibah berupa Lahan di Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Sabtu (22/8) bulan lalu.

Baca Juga :  Meracik Kopi hingga Belajar Tai Chi

Kunjungan diterima Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA, didampingi Wakil Rektor II Dr Agus Salim. Hibah lahan tersebut diserahkan Mar’at selaku pemilik lahan.

Selanjutnya Profesor Agung juga menyampaikan rencana kedepan atas lahan yang dihibahkan kepada UMRAH itu.

”Alhamdulillah UMRAH baru saja terima hibah lahan. Lahan tersebut merupakan milik pribadi Bapak Mar’at (Warga Desa Benan) yang dihibahkan kepada UMRAH,” terang Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti.

”InsyaAllah kita memiliki target paling lama tahun 2022. Pada lahan tersebut akan kita bangun Pusat Technopreneur Maritime, yang dapat digunakan oleh para Akademisi. Baik itu Dosen maupun Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, untuk mengembangkan teknologi sektor kemaritiman,” tambahnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Stisipol Juara Lomba Pidato dan Karya Tulis BKKBN

”Selain sebagai pusat Technopreneur Maritime bagi akademisi, juga dapat berguna dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat tempatan yakni masyarakat Desa Benan dan sekitarnya. Diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja sesuai bidangnya,” tambah Rektor.

Ia berharap Pusat Technopreneur Maritime yang akan dibangun dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di sektor maritim dan menjadikan Kepri sebagai Pusat Teknologi Maritim. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here