UMRAH Kirim Mahasiswa Ikuti Konsolidasi Nasional

0
646
MAHASISWA UMRAH foto bersama dengan mahasiswa lainnya saat pertemuan Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia ke-V yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Cawang Kencana, Jakarta Timur, 7-9 Juli. F-istimewa

TANJUNGPINANG – Lima mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang mengikuti agenda pertemuan Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia ke-V yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Cawang Kencana, Jakarta Timur selama tiga hari.

Kegiatan itu berlangsung mulai dari tanggal 7 sampai 9 Juli yang dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia. Pertemuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia ini, merupakan bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara Indonesia.

Seperti di dalam UU No.12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, pada pasal 7 yang mencantumkan UUD 1945 sebagai hierarki yang paling tinggi bukan Pancasila ataupun pembukaan UUD.

Baca Juga :  Siapkan SDM Bekerja di Luar Negeri

Sedangkan UUD 1945 yang dijadikan sebagai hierarki tertinggi telah mengalami amandemen sebanyak 4 kali. Sehingga isi dari UUD 1945 amandemen, telah melenceng jauh dari cita-cita Indonesia merdeka.

Komando ke-V merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari pertemuan Komando I, hingga Komando ke-IV dalam rangka mencari jalan keluar atas segala permasalahan yang menyangkut nasib bangsa.

Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji Muhammad Saputra mengatakan, bahwa kondisi bangsa hari ini telah jauh dari cita-cita dan tujuan sebagaimana yang perjuangkan oleh founding father.

”Banyak produk hukum yang hari ini bertentangan dengan nilai-nilai pancasila. Hal strategis yang segera harus dilakukan adalah, mendesak agar Pancasila berada di hirarki tertinggi di dalam perundang-undangan. Dengan demikian, undang-undang yang menabrak nilai-nilai Pancasila secara otomatis akan gugur secara hukum,” jelas Putra, sapaan akrabnya, Selasa (17/7).

Baca Juga :  Siswi Diberi Pemahaman Bahaya Narkoba

Ia menambahkan, pertemuan tersebut menghasilkan manifesto diantaranya yang pertama menuntut penyelenggara negara memegang teguh dan segera menetapkan Pancasila menjadi hierarki tertinggi dalam sistem berbangsa dan bernegara.

Kedua, Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum dan diletakkan sebagai hierarki tertinggi perundang-undangan adalah hadiah besar untuk rakyat Indonesia pada momentum 73 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebab, Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia merdeka.

Selain itu, Komando ke-V juga mendesak penyelenggara negara untuk segera meletakkan Pancasila sebagai hierarki tertinggi dalam tata perundang-undangan sampai pada waktu yang ditentukan yaitu 17 Agustus 2018.

Baca Juga :  1.092 Peserta SBMPTN Tahun 2018 Lolos di UMRAH

Jika penyelenggara negara tidak menanggapi tuntutan mahasiswa secara objektif, Komando menyerukan Mogok Nasional pada tanggal 28 Oktober 2018 sebagai Semangat sumpah Pemuda dalam menunjukan kekuatan Pancasila.

Kelima mahasiswa UMRAH yang mengikuti Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia ke-V masing-masing Muhammad Saputra (Fisip), Novendri Halomoan (Fisip), Fiska Ramanda (Fisip), Kardoni Vernandes (Fisip) serta Izzati Nur (Fakultas Ekonomi). (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here