Upload Data C1 KPU Lamban

0
440
PETUGAS scan C1 pemilu di Tanjungpinang sedang mengunggah C1 ke situ situs KPU sehingga bisa dilihat oleh siapapun.f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang memiliki 27 petugas operator, 3 petugas verifikasi dan 2 petugas koordinator Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Tetapi sampai dengan Minggu (21/4), pukul 18.00, KPU Tanjungpinang baru mengunggah Mereka 39 dari 567 TPS yang ada di Tanjungpinang atau 6,8 persen.

Mereka yang bertugas adalah dari kalangan mahasiswa/i di Kota Tanjungpinang yang dibantu dan didampingi oleh pihak KPU Kota Tanjungpinang.

Mereka ditugaskan untuk upload data perolehan suara peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berdasarkan form C1, yang didapat dari masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Calon Walikota Bisa Dicoret

Baik itu perolehan suara peserta Pemilu 2019 untuk calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPD RI, calon anggota DPR RI, calon anggota DPRD provinsi dan calon anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Divisi Teknis KPU Kota Tanjungpinang, Susanty mengatakan, KPU Kota Tanjungpinang melalui petugas Situng sudah melakukan entry data diform C1 mencapai 85 persen untuk 478 TPS di Kota Tanjungpinang. Artinya, pihaknya sudah melebihi target entry data form C1 yang diberikan KPU RI hanya 65 persen dari jumlah TPS.

Baca Juga :  Akustik Insani Demokrasi Sukses Nyanyi dan Ngejam Bareng

”Kami sudah melakukan lebih dari target,” kata Susanty kepada Tanjungpinang Pos, Sabtu (20/4).

Meskipun mengalami hambatan, pihaknya tetap entry data form C1 perolehan suara peserta Pemilu 2019. Hambatan yang dihadapi, adalah pada server berada di KPU RI.

Karena semua data form C1 perolehan suara dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, masuk ke dalam server tersebut. Artinya, tidak hanya data form C1 dari KPU Kota Tanjungpinang saja yang masuk ke dalam server tersebut.

Petugas Situng, lanjut dia, mulai bekerja hingga upload data form C1 pada 17 April 2019, sekitar pukul 09.00WIB sampai dengan pukul 23.00WIB. Mereka akan dibayar sebesar Rp1,8 juta per orang. ”Kalau tidak salah, mereka sampai satu bulan,” kata dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here