UPP Saber Pungli Gelar Rakor dan Evaluasi

0
367
KETUA UPP Saber Pungli Anambas Rafizal Amin menyampaikan kata sambutan.F-Indra Gunawan./TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – Unit Pencegahan Penindakan (UPP) Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), berkomitmen dalam memberikan sosialisasi yang ditujukan kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan menyusul UPP daerah itu masih menjadi yang terendah baik itu dari penindakan maupun pencegahan dari daerah lain yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Rapat Koordinasi dilaksanakan di aula Kantor Bupati Anambas di Jalan Pasir Peti, Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan, Rabu (23/1) pagi.

Kompol Rafizal Amin, SH sebagai Ketua UPP Saber Pungli KKA mengatakan, kegiatan sosialisasi sudah dilaksanakan mencapai 199 kali pada tahun 2018 silam, secara persentasi termasuk yang terendah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Baca Juga :  Desa Kekurangan Anggaran Bangun Jalan

”Saat ditayangkan di pusat, kita menjadi yang terendah setelah Kabupaten Bintan,” kata Rafizal Amin, saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi Saber Pungli 2018 diruang Rapat Kantor Bupati di Pasir Peti, Rabu (23/1).

Wakapolres Kepulauan Anambas itu menuturkan, untuk penindakan, Anambas juga menjadi urutan terakhir di bawah Kabupaten Lingga yang mendapatkan 2 kali Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Sedangkan Kabupaten Kepulauan Anambas hanya melakukan 1 OTT saja.

”Konsepnya kita lakukan pencegahan terlebih dahulu, dengan perbanyak sosialiasi dengan target 311 sosialiasi karena 80 persen pencegahan dan penindakannya 20 persen,” jelasnya.

Baca Juga :  Guru Laporkan Kondisi Sekolah yang Tak Layak

Dia mengaku, pihaknya pada tahun 2019 dibebani target OTT 2019 yang cukup besar. Untuk itu, ia berharap adanya sinergitas dan dukungan terhadap hal itu.

Tambah dia, untuk awal kegiatan pihaknya akan melaksanakan sosialisasi kepada kepala Desa dan perangkatnya.

”Apabila masih melanggar tentunya, akan kita tindak karena sosialiasi telah diberikan. Untuk sosialiasi di luar kota Tarempa yakni pulau-pulau, akan dimulai pada bulan 4 setelah ombak teduh,” ujar dia.

Sementara itu Bupati KKA Abdul Haris SH, mengatakan, Saber pungli di Anambas mulai efektif tahun 2018.

Baca Juga :  Banyak Sampah, Turis Mengeluh

Saber Pungli hadir karena fenomena dimasyarakat, terkait pungutan liar dan akhirnya terbentuknya aturan dan tim Saber.

”Jika 199 kegiatan ditahun 2018 maka untuk lebih baik dari Bintan, Anambas harus melakukan 311,” jelasnya.

Menurutnya, yang menjadi sasaran saat ini adalah bagaimana tindakan Pungli di masyarakat ini tidak merajalela.

Hal itulah, yang perlu dipahami semua pihak bagaimana bersama-sama mengatasinya. (ign)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here