Wako Resmikan Rumah Singgah di Jakarta

0
449
Wako resmikan rumah singgah di Jakarta, kemarin.F-DESI/TANJUNGPINANG POS

Pasien Lebih Hemat dan Nyaman

JAKARTA – Pasien asal Tanjungpinang yang dirujuk berobat ke rumah sakit di Jakarta kini bisa memanfaatkan rumah sanggah yang dusediakan Pemko Tanjungpinang.

Warga Tanjungpinang disa dijemput dan diantar ke rumah sakit. Keberadaan rumah singgah ini bisa menghemat pengeluaran pasien. Program ini sesuai dengan janji kampanye Walikota Tanjungpinang dan Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul-Hj Rahma untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada pasien.

Ini salah satu buktinya dengan meresmikan rumah singgah milik Pemko Tanjungpinang di Jakarta, Rabu (27/3) pagi. Rumah singgah ini diresmikan Walikota Tanjungpinang, H Syahrul.

Rumah singgah tersebut beralamat di Jalan Taruna nomor 44, Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Selatan. Untuk diketahui rumah singgah berdekatan dengan tiga rumah sakit yaitu RS Dharmais, RSCM serta Rumah Sakit Harapan Kita.

Sebelumnya telah diresmikan rumah singgah di Batam, akhir tahun lalu. Terselenggaranya program ini melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Petani Padi di Dompak Mulai Panen

Di rumah singgah itu, sudah ada dua pasien di sana. Salah satu diantaranya Ahmad Muzani pasien yang berobat di Rumah Sakit Fatmawati. Kadinkes Tanjungpinang, Rustam menuturkan, Ahmad Muzani pasien yang sudah berobat dua tahun terakhir karena tulang belakang mengalami patah.

Ia menuturkan pasien bolak-balik sesuai dengan waktu perobatan ditetapkan dokter spesialis yang menangani.

”Jadi pasien yang dirujuk ke Jakarta biasanya masa perobatannya cukup lama. Bahkan juga bolak-balik karena masa kontrolnya berjangka sesuai ketentuan dokter,” ucapnya. Selain itu, ada salah satu pasien yang sedang berobat di RSCM, pagi itu.

”Sejak dioperasionalkan sudah lima pasien yang tinggal di rumah singgah ini.

Diantaranya sudah ada yang pulang ke Tanjungpinang,” paparnya. Rustam menuturkan, sesuai data tahun lalu ada 30 pasien asal Tanjungpinang yang dirujuk ke beberapa rumah sakit di Jakarta.

Baca Juga :  Budidaya Melon Petani Dompak Sukses

Dengan berbagai latar belakang masalah kesehatan termasuk pasien kanker. Ia menambahkan bahwa rumah singgah di Jakarta diprioritaskan kepada keluarga tak mampu, meski demikian tidak menutup kemungkinan bagi pasien umum atau ekonomi menengah ke atas. Bagi pasien tak mampu selain fasilitas rumah singgah dan transportasi antar jemput juga diberikan uang pengganti makan. Rustam menuturkan per harinya diberikan Rp25 ribu per orang. Biasanya satu pasien bisa membawa satu pendamping. Selain itu, biaya transportasi laut maupun udara dari Tanjungpinang sampai ke Bandara Soekarno Hatta ditanggung.

”Ini khusus pasien tak mampu sesuai dengan ketentuan memiliki surat pengantar dari pihak RT, Lurah dan Dinsos,” paparnya.

H Syahrul menuturkan, pemerintah terus berupaya memberikan sesuai kebutuhan pasien.Sesuai pengalaman sebelumnya banyak pasien khususnya tidak mampu kesulitan mencari rumah tinggal sementara saat berobat di Jakarta.

Baca Juga :  Pemko Gelar Gebyar Pajak

”Jangan sampai ada pasien asal Tanjungpinang yang terlantar. Kami sediakan program ini untuk menjamin agar pasien khususnya tak mampu ada rumah tinggal,” paparnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung program tersebut.

Termasuk perangkat RT, kelurahan maupun Puskesmas terdekat. ”Bila pasien kami tiba-tiba sakit mohon bantu diperhatikan ya bapak-ibu,” tuturnya di hadapan warga sekitar.

Rustam menambahkan fasilitas di rumah singgah yaitu tempat tidur, kulkas, televisi serta dapur untuk memasak jika diperlukan. Hadir dalam peresmian Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Agustiawarman serta perwakilan kepala OPD. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here