Warga Inginkan Air Bersih

0
405
PETUGAS Teknis PDAM Lingga memperhatikan pipa yang putus akibat tanah longsor di sekitar sumber air Gemuruh. f-dokumen/tanjungpinang pos

Masyarakat yang berada di Desa Marok Kecil Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga sangat menginginkan adanya distribusi air bersih ke rumah-rumah. Sebab, untuk mendapatkan air bersih warga pun harus menempuh jarak yang lumayan jauh untuk mendapatkan air.

LINGGA – Sebab, sampai saat ini warga Desa Marok harus menempuh jarak yang lumayan jauh untuk mendapatkan air bersih.

Persoalan ketersediaan air bersih di wilayah tersebut, masih menjadi harapan masyarakat desa.

”Kami sangat ingin, air itu mengalir ke rumah kami. Sebab, sudah tahunan kami menginginkan air bersih. Saat ini, air ada tetapi sangat jauh dan hanya ada satu,” kata warga setempat yang mengaku bernama Rahman, Senin (22/10).

Baca Juga :  Kades Sebut Tandatangan di Atas Materai Hanya Contoh

Ia menambahkan, semoga ada harapan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga untuk mendistribusikan air ke rumah kami.

Atau, pihak pemerintah desa yang mau mengupayakan agar kami ke depan tidak jauh lagi mengambil air.

Selain itu, untuk wilayah Daik yang merupakan Ibukota Kabupaten Lingga mulai mengalami krisis air bersih.

bahkan, ada beberapa titik sudah mulai kesulitan mendapatkan aliran air bersih dari PDAM.

Kondisi terkini air bersih dipaparkan warga Kelurahan Daik, air di rumahnya sudah mulai berkurang bahkan aliran air dari PDAM terhenti sementara.

Hal itu disebabkan, musim kemarau yang berkepanjangan.

Baca Juga :  Awe Gelar FGD, Undang Anggota DPR

”Air terkadang jalan, terkadang terhenti. Kalaulah ini tidak di antisipasi mulai dari sekarang, kesulitan air akan kita alami seperti beberapa tahun yang lalu,” kata Rais, salah seorang warga, Rabu (14/2).

Rais mengungkapkan, meski ia tinggal di salah daerah dalam Kota Daik di tempat tinggalnya air mengalir tersendat sendat.

Tidak tahu yang menjadi penyebabnya, hal ini menyebabkan ia harus mengambil air langsung dari sumbernya di sumur atau sungai terdekat.

”Padahal Daik ini kaya dengan Sumber air,” keluhnya.

Sementara, Kepala PDAM Daik Lingga Hidayat, mengaku, kondisi ini disebabkan karema minimnya fasilitas pengolah air yang dimiliki pihaknya.

Baca Juga :  Kualitas Aspal Jalan Buruk

Ia mengatakan, dua dam air yang dimiliki PDAM tidak mampu mengaliri seluruh pelanggan di Kota Daik.

”Dua dam air yang berada di Sungai Simpang Dua dan Air Terjun, sudah tak memadai lagi karena kurangnya perhatian instansi terkait,” terangnya.

PDAM Lingga selama ini telah mengusilkan untuk melengkapi fasilitas air bersih kepada pemerintah. Namun, hingga saat ini belum direalisaaikan.

”Kita susah usulka ke instansi terkait. Namun, belum ada realisasi,” imbuhnya.(TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here