Warga Kebun Nyiur Ingin Pemekaran

0
596

Warga Dusun Kebun Nyiur di Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep menginginkan desanya berdiri sendiri.

LINGGA – Sehingga, percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan menjadi dasar pemekaran yang diinginkan masyarakat Kebun Nyiur.

”Kalau Kebun Nyiur tidak dimekarkan menjadi desa. Maka daerah ini akan begini-begini saja, tidak ada kemajuannya sampai kapan pun,” kata Madal Madil tokoh masyarakat Kebun Nyiur, kemarin.

Madal mengungkapkan, dari segi luas wilayah dan jumlah warga di Dusun Kebun Nyiur sudah layak dimekarkan. Apalagi, Desa Batu Berdaun saat ini memiliki jumlah penduduk yang lebih dari 5 ribu dan luasnya wilayah yang dimiliki.

Baca Juga :  Wabup Nizar Minta Masyarakat Gunakan Damri

Hal ini menjadi salah satu penyebab, tidak maksimalnya pembangunan desa. ”Untuk potensi di Dusun Kebun Nyiur sendiri, saat ini juga melimpah mulai dari sektor pariwisata, perikanan hingga perkebunan. Hal itu dibuktikan dengan proyek perkebunan, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga yang kini menjadi wisata agro di Dabo Singkep,” jelas Madal.

Kepala Desa Batu Berdaun Zainal juga mengamini hal tersebut, menurutnya dengan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat memang cukup besar.

Baca Juga :  Awe Buka Kebun Anggur dan Lengkeng

Namun, persolan penyetaraan pembangunan di Desa Batu Berdaun yang memiliki dua wilayah besar yaitu Kampung Baru, Kampung Mentok. Sedangkan, untuk Dusun Kebun Nyiur sangat sulit disamakan.

”Bersama BPD kami sudah berupaya untuk melakukan pemerataan pembangunan. Namun, terkadang sering terjadi salah paham antara masyarakat dusun satu dengan dusun lainnya terkait pembangunan yang dilakukan melalui DD dan ADD,” terang Zainal.

Zainal sangat mendukung permintaan pemekaran, dari warga Kebun Nyiur. ”Tentu kami sangat mendukung jika memang bisa dimekarkan,” imbuhnya.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here