Warga Keluhkan Bau Udang Busuk

0
1415
BAU: Warga mengeluh akibat bau busuk dari udang yang dijemur di salah satu gumbang di Sei Pasir, Meral, Karimun. f-alrion/tanjungpinang pos

KARIMUN – Bau busuk udang yang dijemur pemilik gumbang di Kelurahan Sungai Pasir, Meral, Karimun sangat mengganggu penciuman warga.

Terutama saat cuaca sedang panas, dan angin hembus dari arah laut ke darat.
Hal itu disampaikan Imam, yang merupakan warga setempat dan sehari-hari mencium bau busuk udang tersebut.

”Kami berharap pihak Kelurahan, Camat, DKP dapat menegur pengelola gumbang untuk meminta mereka untuk mencari formula yang dapat menghilangkan bau,” jelas Imam, Kamis (6/4)

Ketika udang atau ikan yang sedang diubah menjadi ikan asin, dalam proses pengeringan aroma tak sedap mulai terci um oleh warga.

Baca Juga :  Ribuan Bibit Lele Ditebar

Menurutnya, pengusaha gumbang atau pengelola ikan asin sebaiknya mulai mencari metode lain.

Sehingga bau busuk udang, atau ikan tidak sampai mengganggu kenyamanan warga sekitar.

”Silahkan mereka berusaha dan mencari penghasilan, tetapi jangan sampai mengganggu kenyaman orang lain,” tuturnya.

Bau busuk itu sudah berlangsung lama, warga sekitarnya merasa terganggu meskipun bau busuk dari gumbang kerap mengganggu penciuman warga.

Untuk itu, masyarakat berharap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) selaku pihak yang membawahi usaha hasil perikanan, baiknya memberikan tata cara yang baik pengeringan ikan.

Baca Juga :  14 Penderita Katarak Jalani Operasi

Proses pengeringan dibutuhkan waktu berhari hari menjemurnya sampai udang atau ikan tersebut benar-benar kering.

”Krena tiap hari mencium itu, akhirnya warga teribasa dengan aroma tak sedap itu,” sebutnya.

”Kami hanya pekerja disini, dengan upah seadanya dan tidak terlalu besar, cari kerja susah di Karimun,” ujar seorang warga yang bekerja pada gumbang tersebut.(yon)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here