Warga Keluhkan Status Lahan

0
1057
BANTUAN: Bupati Bintan H Apri Sujadi bersilaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan kepada kaum lansia, di Simpang Lagoi, Kamis (14/12) kemarin.F-ISTIMEWA/kominfo SERAHKAN

2018, Target Sertifikat Tanah Gratis 12 Ribu Persil

BINTAN – Sejumlah warga mengeluhkan tentang status lahan, untuk pengurusan pajak serta pengurusan sertifikat tanah gratis, dari program nasional agraria (Prona). Sementara, pemerintah pusat menargetkan, akan menyediakan 12 ribu sertifikat tanah gratis pada tahun 2018 mendatang.

Keluhan itu disampaikan petani Desa Ekang Anculai Ngadiyo (75 tahun), di sela kegiatan sehari bersama lansia yang digelar LKKS Bintan dan dialog bersama Bupati Bintan, di GOR Simpang Lagoi, Kamis (14/12) kemarin.

Dari keluhan warga itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi meminta menegaskan agar kepala desa, lurah dan camat turun langsung dan membantu masyarakat, setiap ada keluhan dan permasalahan warga. Termasuk status lahan yang dimiliki masyarakat.

Baca Juga :  Kasat dan Kapolsek Dimutasi

”Pejabat terkait harus turun ke lapangan dan membantu warga. Seperti contohnya, keluhan masyarakat terkait pembuatan sertifikat kepemilikan tanah, melalui Prona dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini. Prona ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” saran H Apri Sujadi.

Selain itu, pejabat lurah, kades dan camat mesti peka terhadap permasalah pembangunan, yang dilaporkan masyarakat. Baik perbaikan jalan, jembatan dan kebutuhan masyarakat yang belum direalisasikan lainnya, segera didata dan diajukan baik melalui anggaran Dana Desa maupun melalui APBD.

Kepala Badan Perpajakan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Bintan Yuzet menyebutkan, dari target 10 ribu persil pembuatan sertifikat tanah gratis pada tahun 2017 ini, Kabupaten Bintan kembali akan menyediakan Prona itu, pada tahun 2018. Dari informasi BPN, target penyediaan sertifikat tanah gratis pada tahun 2018 nanti, sebanyak 12 ribu sampai 13 ribu persil.

Baca Juga :  Angin Kencang, Kelong Nelayan Merapat ke Pantai

”Tahun 2017 ini, target 10 ribu Persil tidak seluruhnya terealisasi. Tahun 2018, ditargetkan setidaknya 12 ribu hingga 13 ribu,” sebut Yuzet.

Ia menambahkan, kendala di tahun 2017 ini adalah, banyak besaran lahan yang dimiliki masyarakat Bintan melebihi dari 3.000 meter persegi. solusinya, surat kepemilikan lahan harus dipecah (dibagi) dulu, sebelum pengurusan sertifikat. Selain itu, status kawasan lindung juga menjadi poin penting, dalam merealisasikan program Prona.

Dalam kegiatan ini, Bupati Bintan bersama Ketua LKKS Bintan Hj Deby Apri Sujadi menyerahkan santunan kepada kaum lansia. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here