Warga Mengadu ke Komisi II DPR RI

0
257
WARGA Tanjunguban, Bintan mendatangi gedung Komisi II DPR RI di Jakarta , Senin lalu. f-istimewa

JAKARTA – Sejumlah tokoh masyarakat perwakilan 8 kampung di Tanjunguban kembali mengadu ke Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (18/3) lalu. Warga meminta agar lahan 70-an hektare yang diklaim milik TNI AL, segera dituntaskan. Sengketa lahan ini sudah berlangsung sejak 50 tahun lalu.

Perjuangan warga 8 kampung yang merasa sebagai pemilik sah lahan di Tanjunguban yang disengketakan tersebut, sedikit menampakkan titik terang. Sebelumnya warga sudah menyurati Komisi II DPR RI, guna meminta dimediasi terkait sengketa tersebut, 10 Januari 2019 lalu.

Aspirasi warga itu mendapat balasan pada tanggal 13 Maret 2019. Warga diundang hadir pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di ruang rapat Komisi II DPR RI, di Jakarta, Senin (18/3).

Forum Pembebasan Lahan Sengketa 8 Kampung dengan TNI AL sebagai pihak yang diundang untuk audiensi mengikutsertakan tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda Tanjunguban. Warga hadir ke Jakarta dengan harapan agar persoalan sengketa ini dapat selesai, dengan keputusan yang memberi rasa keadilan.

Dalam pertemuan itu, Diki Arviandi, Ketua Forum Pembebasan Lahan Sengketa 8 Kampung dengan TNI AL Tanjunguban menyatakan, warga hadir di DPR RI, untuk berjuang mendapatkan keadilan.

Perwakilan warga 8 kampung di Bintan Utara ini, diterima oleh Anggota Komisi II DPR RI Dapil Kepri Hj Siti Sarwindah MSi dan anggota DPR RI lainnya.

”Ya, kami ikut hadir di gedung Komisi II DPR RI ini. Selanjutnya, akan ada pertemuan dengan TNI AL, BPN dan warga,” kata Ahmadi, mewakili tokoh agama Bintan Utara, saat dihubungi. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here