Warga Padati Operasi Pasar Bulog

0
389
IBU rumah tangga saat membeli beras dari Bulog lewat program Operasi Pasar.f-istimewa

Warga dari RT 1 dan RT 2 RW 6 Puak, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, berbondong-bondong untuk membeli beras premium dalam Operasi Pasar yang dilakukan Bulog Wilayah Natuna, Selasa (7/8).

NATUNA – Dalam Operasi Pasar ini, pihak Bulog menyediakan 4 ton beras jenis medium yang berasal dari Vietnam. Dalam hitungan jam, beras dengan golongan 3 tersebut habis dibeli warga.

Informasi yang dihimpun, warga yang membeli beras Bulog kelas 3 ini rata berpenghasilan rendah seperti pemecah batu, nelayan dan buruh cuci. Kamsia (33) warga RT 1 RW 6 Puak, Kecamatan Bunguran Timur mengaku hanya mampu membeli 1 kantong beras dengan isi 5 kilo.

”Maunya beli dua atau tiga kantong, karena tak ada uang jadinya beli satu kantong saja, berasnya juga bagus dan tak berkutu,” katanya.

Perempuan paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai pemecah batu, mengaku sangat senang bisa membeli beras dengan harga murah. ”Satu kantong beras dengan isi 5 kilo, saya beli Rp48 ribu atau perkilonya Rp9.500. Kalau di warung sekitar Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per kilo. Rata-rata yang membeli beras ini warga yang berpenghasilan rendah, seperti buruh cuci dan nelayan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Disnakertrans Didik Anak Daerah

Disinggung pendapatan dia dalam satu bulan, Kamsia menyebutkan sekitar Rp800 ribu hingga Rp1 juta. ”Kalau pendapatan itu relatif, kalau banyak pesanan batu paling tinggi sebulan Rp1 juta. Begitu juga yang lain seperti nelayan atau buruh cuci,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Natuna Ruyun Rajab mengaku antusias warga untuk mendapatkan beras murah sangat tinggi. Hal itu kata dia dapat dilihat dari ramainya warga yang datang, bahkan sudah antri mulai dari pagi hingga habis beras Bulog ini.

Baca Juga :  Keluar Api, Warga Berhamburan di SPBU

”Ya bisa dilihat sendiri, sebanyak 4 ton saja sudah habis dalam waktu yang tak lama,” jelasnya.

Dalam Operasi Pasar yang sudah dilakukan sejak 23 Juli 2018 lalu, sudah menghabiskan beras sebanyak 20 ton dari 70 ton yang disediakan. Operasi Pasar ini tambah dia akan dilakukan hingga Desember 2018 dengan lokasi berbeda-beda.

”Operasi Beras ini tergantung instruksi pemerintah. Untuk hari ini di Kelurahan Ranai, RT 1 dan RT 3 dari RW 6, pekan depan belum tahu lagi. Operasi Pasar ini tak selalu ada, ini untuk menjaga harga pasaran,” tambahnya.

Ruyun Rajab mengaku, jika stok beras Bulog hingga bulan Desember 2018 mendatang untuk wilayah Natuna cukup. Stok sekarang berjumlah 430 ton, yang terdapat di Bulog Ranai dan Sedanau.

Baca Juga :  Polres Musnahkan Barang Bukti Narkotika

”Di Natuna ada dua gudang Bulog yaitu di Ranai dan Sedanau. Dari dua gudang ini ada 430 ton beras, 250 ton di Sedanau dan 180 ton di Ranai. Untuk 4 bulan kedepan stok kita cukup,” terangnya.

Selain beras, ujar dia dalam Operasi Pasar ini juga ada gula dimana dalam satu bungkus berisi 2 kg dengan harga yang diberikan Rp11.500.

”Kalau dibandingkan harga pasar jauh lebih murah dimana satu kilonya dijual 13 ribu. Mudah-mudahan melalui Operasi Pasar ini bisa membantu dan meringankan beban keluarga terutama warga kurang mampu,” pungkasnya. (HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here